BANJARMASIN — Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin menyelenggarakan kegiatan Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) bagi mahasiswa baru masa registrasi 2026/2027 Ganjil.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa baru agar mampu memahami sistem pembelajaran jarak jauh sekaligus memiliki keterampilan dan strategi belajar yang mendukung keberhasilan selama menempuh pendidikan di UT.
Direktur Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin, Ir. Mochamad Priono, M.Si mengatakan pada kesempatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman karena mereka yang sebelumnya terbiasa belajar secara konvensional harus beradaptasi dengan sistem pembelajaran Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
“Sistem PJJ tentu sangat berbeda. Karena itu, berbagai materi diberikan agar mahasiswa benar-benar siap menghadapi proses belajar secara mandiri dan mampu mengikuti seluruh tahapan perkuliahan dengan baik,”ujar Priono di Hotel Rattan Iin Banjarmasin,Minggu (16/9) siang.
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan mahasiswa baru agar dapat menyelesaikan studi dengan baik dan memperoleh nilai yang bagus.
Pertama, semangat dan motivasi. Mahasiswa harus memiliki mimpi dan cita-cita yang ingin dicapai. Motivasi yang kuat menjadi modal utama untuk menyelesaikan pendidikan.
Kedua, integritas dan konsistensi. Mahasiswa harus konsisten menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran yang telah ditentukan, termasuk mengikuti tutorial, mengerjakan tugas, mempelajari materi, dan mengikuti ujian.
Ketiga, manajemen waktu. Dalam pembelajaran jarak jauh, mahasiswa tidak selalu mendapatkan pendampingan secara langsung setiap hari. Karena itu, mereka harus mampu mengatur waktu sendiri, membuat perencanaan pembelajaran, serta menyusun strategi agar seluruh materi dapat dipelajari dan diselesaikan dalam satu semester.
Mahasiswa juga perlu memiliki strategi belajar, termasuk kemampuan membaca dan memahami materi secara efektif.
“Mereka harus menguasai berbagai sumber pembelajaran, baik tutorial online, web, webinar, maupun modul yang disediakan dalam bentuk digital dan cetak,” tegasnya.
Selanjutnya, mahasiswa harus memiliki strategi dalam mengerjakan tugas dan menghadapi ujian. Semua tahapan tersebut harus dilakukan secara terencana dan tepat waktu.
Dengan semangat, integritas, kemampuan mengatur waktu, serta strategi belajar yang baik, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh dan menyelesaikan pendidikannya dengan hasil yang optimal.
Pada masa 2026/2027 Ganjil, UT Banjarmasin menerima sebanyak 3.910 mahasiswa baru.
Untuk memberikan pembekalan secara optimal, pelaksanaan LPKBJJ diselenggarakan melalui berbagai lokasi secara luring serta secara daring,sehingga dapat menjangkau mahasiswa dari berbagai wilayah layanan UT Banjarmasin.
Pelaksanaan secara luring di Kota Banjarmasin dipusatkan di Calamus Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada Minggu (16 /8) dengan jumlah peserta sebanyak 1.100 mahasiswa baru. Sementara itu, kegiatan di wilayah Batulicin dilaksanakan di Hotel Ebony Batulicin pada 15 dan 16 Agustus 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 460 mahasiswa baru. Kegiatan juga dilaksanakan di Hotel Darul Istiqomah Barabai dengan jumlah peserta sebanyak 500 mahasiswa baru.
Selain kegiatan tatap muka, LPKBJJ juga dilaksanakan secara daring pada 16 Agustus 2026 melalui ruang virtual Zoom serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UT Banjarmasin.
Rangkaian kegiatan LPKBJJ meliputi Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB), Program Kegiatan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ), Workshop Tugas (WT), serta Klinik Ujian (KU).
Kegiatan LPKBJJ diharapkan menjadi langkah awal bagi 3.910 mahasiswa baru UT Banjarmasin masa 2026/2027 Ganjil untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran di UT, membangun kebiasaan belajar yang efektif, serta meraih kesuksesan dalam perjalanan akademik mereka di Universitas Terbuka.
Sementara,Mahasiswa UT Banjarmasin,Program Studi Akuntansi,Hana Nayla Mufida menjelaskan sistem pembelajaran di UT sangat fleksibel, terutama bagi mahasiswa yang sudah bekerja.
“Kebetulan saya juga bekerja dengan sistem shift, jadi kuliah di UT sangat cocok karena saya bisa menyesuaikan waktu belajar dengan jadwal kerja,”katanya.
Setelah memahami sistem pembelajarannya, ia bisa mengatur dan membagi waktu antara pekerjaan dan perkuliahan.rds
