PELAIHARI – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin bersama pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel meninjau langsung aktivitas di PLTU Asam-Asam Indonesian Power UBP Asam-Asam Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (04/08).

Peninjauan itu sebagai komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel yang akan memantau perkembangan penanganan gangguan kelistrikan hingga batas waktu yang telah dijanjikan oleh pihak PLN.

Turut mendampingi, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, perwakilan Korem 101 Antasari, perwakilan Kepala Kejak­saan Tinggi Kalsel, Danlanal Banjar­masin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra.

Selain itu, Danlanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Haris Munandar serta Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman serta Bupati Tanah Laut (Tala) H Rahmat Trianto.

Gubernur H. Muhidin bersama rombongan pun melihat langsung kondisi enam unit generator milik PLTU UPB Asam-asam dengan total kapasitas sekitar 500 MW, termasuk salah satunya stator generator yang mengalami kerusakan yang memiliki kapasitas daya 54 MW.

Gubernur H Muhidin dan Forko­pimda juga melihat para pekerja menyelesaikan perbaikan stator generator yang dikerjakan dari dekat.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Gubernur H Muhidin mengungkapkan bahwa semula penyelesaian perbaikan diperkirakan melewati Agustus. Namun, ber­dasarkan laporan terbaru dari pihak PLN, unit tersebut ditargetkan dapat kembali beroperasi pada 25 Agustus ini sesuai komitmen.

Selain itu, Gubernur H Muhidin juga memperoleh kepastian dari GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelis­tijono yang menyebut bahwa pasokan listrik dari sistem interkoneksi akan mulai kembali menyuplai kebutuhan listrik Kalsel dan Kalteng pada Rabu (5/8) sekitar pukul 22.00 Wita setelah melalui tahapan uji coba.

Meski demikian, Gubernur H Muhidin tetap mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap siaga, karena kondisi sistem kelistrikan masih perlu diawasi hingga unit pembangkit di PLTU Asam-Asam ini benar-benar selesai diperbaiki dan kembali beroperasi penuh.

“Kita tetap berdoa mudah-mudahan besok malam (Rabu 5 Agustus 2026) sekitar pukul 22.00 Wita pasokan listrik sudah kembali normal melalui transfer daya. Namun, kita tetap harus siaga sampai perbaikan di Asam-Asam selesai pada 25 Agustus,” terang Gubernur.

Sebelum peninjauan, GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono kembali mengakui bahwa gangguan yang terjadi pada tiga unit pembangkit di wilayah Kalselteng menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan atau masyarakat. Namun sejak awal ganguan terjadi, jajarannya telah mengerahkan SDM dan pengerjaan dilakukan 24 jam untuk membuat normal.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak, PT PLN Kalselteng telah disalurkan 51 unit genset dan 6000 lampu emergency untuk dibagikan ke sebagian masyarakat. sal/adpim