Jakarta – Petenis putri Indonesia Janice Tjen melangkah ke perempat final nomor ganda WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington, D.C, Amerika Serikat, Selasa waktu setempat.

Janice Tjen yang berpasangan dengan petenis putri China Shuai Zhang berhasil mengalahkan pasangan Kamilla Rakhimova/Fang Hsien Wu dengan skor 2-0 (6-3, 6-4), demikian catatan DC Open.

Tjen/Zhang menyelesaikan pertandingan dalam waktu satu jam 13 menit untuk mengamankan tiket ke delapan besar turnamen lapangan keras yang menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Grand Slam US Open.

Pasangan unggulan ketiga tersebut tampil dominan sejak awal pertandingan dan mereka dapat unggul di gim pertama, namun Rakhimova/Wu berhasil menyamakan kedudukan.

Selanjutnya Tjen/Zhang sempat unggul 3-1 di set pertama, namun Rakhimova/Wu sempat memberikan perlawanan. Set pertama pada akhirnya tetap menjadi milik Tjen/Zhang dengan skor 6-3.

Memasuki set kedua, Tjen/Zhang kembali tampil dominan dan sempat mengamankan dua gim pertama sehingga mereka sempat unggul 2-0 atas Rakhimova/Wu.

Sempat memangkas ketertinggalan menjadi 1-2, Rakhimova/Wu selanjutnya tak bisa menahan dominasi Tjen/Zhang yang berhasil menambah keunggulan 5-1.

Rakhimova/Wu enggan menyerah dan dapat memberikan perlawanan hebat sehingga kedudukan berubah menjadi 4-5, namun pada akhirnya set kedua tetap menjadi miliki Tjen/Zhang dengan skor 6-4. Secara keseluruhan, Tjen/Zhang mengalahkan Rakhimova/Wu dengan dua set langsung 2-0.

Pada babak perempat final, Tjen/Zhang akan menghadapi pemenang antara pasangan Kato Miyu/Giuliana Olmos yang tengah berhadapan dengan Tereza Mihalikova/Heather Watson untuk memperbutkan tiket semifinal. Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi mengatakan permainan agresif akan menjadi senjata menghadapi babak perempat final nomor ganda putri Mubadala Citi DC Open 2026 di Washington, Amerika Serikat.

Aldila bersama pasangannya dari Selandia Baru, Erin Routliffe, akan menghadapi Clervie Ngounoue/Anna Smith dalam perempat final pada Rabu pukul 22.00 WIB.

“Pastinya babak kedua akan bermain sama seperti di babak pertama, kita akan mulai agresif dan mencoba untuk menekan lawan dari awal seperti yang kita lakukan di babak pertama,” kata Aldila kepada ANTARA melalui pesan instan, Rabu.

Aldila/Erin melaju ke babak delapan besar turnamen WTA 500 tersebut setelah mengalahkan Sofia Kenin/Anastasia Potapova 6-3, 7-5, Selasa WIB. Unggulan kedua itu tampil dominan dengan langsung mengambil kendali permainan saat pertandingan dimulai.

Aldila juga menilai kekompakan yang telah terjalin lama dengan Erin menjadi modal penting dalam menjaga konsistensi permainan di lapangan.

“Pastinya aku dan Erin sudah kenal satu sama lain dari lama, jadi untuk chemistry di lapangannya pun juga sangat baik,” ujar Aldila.

Pada babak perempat final, Aldila/Erin akan menghadapi pasangan tuan rumah. Aldila menyadari lawan memiliki keuntungan dengan dukungan suporter dan kondisi sebagai pemain tuan rumah.

“Pastinya tuan rumah mempunyai home advantage dengan fansnya dan juga dengan cuacanya, kondisi di lapangan, tapi ya kita berdua akan mencoba sebaik mungkin, dan pastinya semoga kita bisa mendapatkan kemenangan lagi di perempat final,” kata Aldila.

Meski berstatus unggulan kedua, Aldila menilai posisi tersebut tidak terlalu menentukan dalam persaingan nomor ganda karena seluruh peserta di level WTA 500 memiliki kualitas yang baik.

“Memang kita diunggulkan kedua ya, tapi kan di ganda sebenarnya unggulan itu tidak terlalu berpengaruh banyak karena memang semua pemain di sini bagus-bagus yang main apalagi di level 500,” ujar Aldila.

“Untungnya kita tidak langsung bertemu unggulan lainnya.”

Keikutsertaan Aldila di Washington menjadi bagian dari rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Serikat sebagai persiapan menuju Grand Slam US Open 2026.

Sebelumnya pada musim lapangan rumput, Aldila meraih gelar juara WTA 500 perdananya di Bad Homburg Open 2026, dan mencapai perempat final ganda campuran Wimbledon 2026.ant