TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Halaman Pendopo Bersinar Pembataan, Rabu (8/7).
Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dan dihadiri perwakilan Forkopimda, para Kepala SKPD, Camat, dan seluruh temu undangan.
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah jeda kultural dan refleksi nasional.
Menurutnya, ada tiga pilar utama pembangunan keluarga yang harus diperkuat yang pertama adalah kesehatan.
“Kita harus menuntaskan stunting. pemenuhan gizi di 1000 hari pertama kehidupan harus menjadi gerakan nasional di setiap dapur keluarga,” ujarnya.
Kemudian kedua terkait pendidikan karakter, Bupati menegaskan agar menjadikan rumah sebagai madrasah abad 21, karena menurutnya, disinilah integritas, kejujuran, dan kedisiplinan ditanamkan.
“Ketiga, ketahanan mental, jadilah pelabuhan emosional yang stabil di tengah era yang penuh tekanan, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang resilien dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan kualitas SDM mustahil terwujud jika beban pengasuhan hanya diletakkan di pundak Ibu.
Oleh karena itu, dirinya berpesan khusus kepada para ayah agar turut serta mengambil peran tersebut.
“Kehadiran fisik dan kedekatan emosional anda adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak, jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country,” tuturnya.
Terakhir Bupati mengajak untuk terus bangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia di tengah tantangan era saat ini.
Dalam upacara tersebut turut diserahkan bantuan gerakan OTA anak stunting kepada 10 orang dan penyerahan penghargaan kepada empat orang.yan/rds
