TANJUNH – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Admin Penghubung SP4N-LAPOR! yang bertempat di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Senin (6/7).
Kadiskominfo, Eddy Suriyani menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman teknis, dan kompetensi para admin dalam mengoperasikan dashboard SP4N-LAPOR! versi terbaru.
“Kemudian membangun sinergi lintas SKPD agar alur koordinasi berjalan lebih cepat dan mendorong peningkatan nilai indeks pengelolaan pengaduan pelayanan publik Kabupaten Tabalong,” jelasnya.
Adapun peserta bimtek diikuti sebanyak 44 orang admin penghubung yang berasal dari SKPD dan Puskesmas se-Kabupaten Tabalong.
Ia juga mengungkapkan selama periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026, ada sebanyak 111 total dengan rincian 86 aduan selesai, 2 aduan di arsipkan, 22 aduan dalam proses tindaklanjut, dan 3 aduan belum ditindaklanjuti.
“Sedangkan pada tahun 2025 ada sebanyak 171 Total aduan, dengan rincian 168 aduan selesai, 0 aduan di arsipkan, 3 aduan dalam proses tindaklanjut, 0 aduan belum ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tabalong, Abu Bakar Sidiq mengatakan, SP4N-LAPOR! merupakan sarana penting yang menghubungkan masyarakat dan pemerintah.
“Melalui sistem ini masyarakat dapat menyampaikan berbagai masukan, keluhan, dan laporan terkait pelayanan publik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, setiap laporan yang masuk harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.
Menurutnya, ada dua hal yang penting dalam memberikan layanan, yakni pekan terhadap layanan yang diberikan dan ikhlas.
“Kalau kita peka dengan kondisi layanan yang kita berikan berarti kita selalu memberikan reaksi positif terhadap apa yang sudah kita berikan,” ujarnya.
Kemudian selalu ikhlas dalam memberikan layanan, kalau hati ikhlas seberat apapun layanan yang diberikan pasti akan selalu dapat memberikan yang terbaik.
“Bangun komitmen untuk memberikan pelayanan yang responsif, transparan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.yan/rds
