BANJARMASIN – Jamaah haji Kloter 18 Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin H Eddy Khairani di asrama haji di Kota Banjarbaru, Selasa, menyampaikan, jamaah haji Kloter 18 merupakan gabungan dari tujuh daerah, yakni dari Kabupaten Tanah Bumbu, Banjar, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan (HSS), Barito Kuala, Balangan dan Kota Banjarmasin.
“Jumlah jamaah haji Kloter 18 sebanyak 356 orang dengan petugas haji,” paparnya.
Menurut dia, jamaah haji Kloter 18 dengan rincian sebanyak 153 laki-laki dan 203 perempuan.
“Ada 12 jamaah yang harus dibantu dengan kursi roda,” paparnya.
Eddy mengungkapkan, kondisi kesehatan jamaah haji Kloter 18 sejak diberangkatkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi, ke Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin hingga ke asrama haji cukup baik.
“Memang seperti biasa kebanyakan jamaah mengalami gangguan flu dan batuk,” paparnya.
Setelah mengikuti kegiatan penyambutan dan jamuan makan yang dihadiri Anggota DPR RI dari Komisi VII H Sudian Noor di asrama haji, ucap Eddy, jamaah haji langsung dipulangkan ke daerah masing-masing.
“Alhamdulillah, mereka semua bahagia pulang dan berkumpul lagi dengan keluarga,” paparnya.
Dengan kedatangan Kloter 18 ini, ungkap Eddy, jumlah jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke tanah air sebanyak 6.445 orang.
Tahun ini, ucap dia, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan sebanyak 19 Kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima Kloter dari Kalteng, dengan total jamaah haji sebanyak 6.804 orang.
“Masih ada sebanyak satu Kloter di tanah suci Arab Saudi saat ini,” ujarnya.
Eddy menyampaikan, kepulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dimulai sejak 4 Juni 2026 tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin hingga dijadwalkan pada 1 Juli 2026.
Menurut dia, perjalanan haji adalah perjalanan yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Setelah kembali ke tanah air, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana mempertahankan semangat ibadah, keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian sosial yang telah ditempa selama berada di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa,” katanya.
PPIH Debarkasi Banjarmasin terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam proses pemulangan jamaah hingga seluruh kloter tiba kembali di daerah masing-masing dengan aman, tertib, dan nyaman. ant
