Kegiatan yang digelar Polda Kalsel ini berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 20, dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.”
Police Expo menjadi salah satu rangkaian peringata Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui berbagai layanan, edukasi, hiburan dan kegiatan kreati, pada even Police Expo 2026 menghadikian beragam fasilitas dan kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat.
Salah satunya layanan publik terpadu yang menyediakan pembuatan paspor bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kalsel dengan kuota 30 paspor setiap hari.
Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran peralatan taktis kepolisian dn berbagai inovasi teknologi, termasuk pengenalan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.
Kehadiran fasilitas tersebut meberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat tugas dan teknologi yang digunakan kepolisian dalam menjalankan fungi pelayanan dan penegakan hukum.
Police Expo juga menyediakan ruang kreativitas bagi anak-anak dan generasi muda melalui berbagaikegiatan edukatif dan hiburan, di antaranya lomba mewarnai, stand Bhayangkari yang menampilkan program pendidikan TK Kemala Bayangkari, hingga panggung hiburan yang terbuka bagi masyarakat umum.
Gubernur Kalsel, H Muhidin menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Kalsel beserta seluruh jajaran kepolisian yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut orang nomor satu di Kalsel itu, berbagai agenda penting daerah dapat terlaksana dengan aman dan lancar berkat dukungan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Kapolda beserta seluruh jajaran Kepolisian Kalsel, yang selama ini telah terjalin sinergi yang sangat baik dngan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan daerah banua Kalsel,” ujarnya.
Gubernur H Muhidin menilai Police Expo 2026 menjadi sarana yang tepat memperlihatkan wajah Polri yang humanis, modern, dan semakin dekat dengan msyarakat. Berbagai layanan publik, pameran, edukasi, dukungan bagi pelaku usaha, hingga ruang kreativitas bagi generasi muda turut ihadirkan dalam kegiatan tersebut.
Lebih Lanjut, Gubernur H Muhidin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berkunjung dan berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian yang bertugas.
“Jangan segan untuk datang dan bertanya Polisi hadir untuk melayani masyarakat dan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai layanan dan program yang disiapkan oleh kepolisian,” katanya.
Selain itu, Gubernur H Muhidin juga mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk meramaikan Polis Expo yang berlangsung hingga akhir pekan dan kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk mempererat hubunan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk hadir dan meramaikan Polis Expo 226. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan membangun kepercayaan antara masyarakat dengan kepolisian,” ucapnya.
Gubernur H Muhidin berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga tercipta rasa aman an nyaman di tengah masyarakat.
“Dengan kondisi keamanan yang terjaga, Kalimantan Selatan diyakini akan semakin maju menuju keejahteraan yang dicita-citakan bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa Police Expo 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“Police Expo 2026 ini bukan sekadar agenda seremonil tahunan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Kalsel dalam membangun keterbukaan informasi, mendekatkan jangkaun pelayanan, serta terus memupuk dan meningkatkan kepercayaan publik (public trust),” ujarnya.
Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan berharap melalui berbagai ruang edukasi dan interaksi yang disediakan selama pelaksanaan expo, masyarakat iberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi kepolisian.
Selain itu, masyarakat juga dapat berinteraksi langsung engan personel Polri serta memperoleh informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia.
“Melalui ruang edukasi dan interaksi yag positif ini, kami ingin meruntuhkan sekat jarak agar Polri bisa hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Kapolda menjelaskan, Police Expo 2026 menghadirkan berbagai program yang telah disiapkan oleh ajaran teknis kepolisian. Mulai dari layanan publik, pameran peralatan kepolisian, edukasi keamanan, hingga pengenalan berbagai inovai dan teknologi modern yang digunakan dalam mendukung tugas kepolisian.
Menurutnya, expo tersebut menjadi sarana interaktif bagi mayarakat untuk memahami lebih jauh berbagai fungsi kepolisian sekaligus melihat secara langsung transformasi pelayanan yang terus diakukan oleh Polri.
“Expo ini menjadi sarana interaktif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai fungsi kepolisian, ragam inovasi pelayanan publik hingga pemanfaatan teknologi modern yang kami terapkan. Ini adalah upaya berkelanjutan kami dalam menjaa kamtibmas, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara prima,” tegasnya.
Pembukaan Police Expo 2026 turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Tiyas Widiarto, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan, Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, Danlanal Banjarmasin, Kol Laut (P) Galih Nurna Putra. rfq/adpim/ani
