BANJARBARU – Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby membagikan bingkisan untuk anak yatim/piatu se-Kota Banjarbaru, Kamis (25/6).
Penyerahan bingkisan sekaligus perayaan 10 Muharram 1448 H diadakan di Masjid Uriansyah Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru.
Sebanyak 435 paket bingkisan berupa peralatan sekolah dan perlengkapan salat disalurkan. Juga diserahkan wakaf Al Qur’an, bantuan dari Gramedia untuk mendukung ibadah anak-anak.
Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby mengatakan, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Di dalamnya terdapat banyak pelajaran tentang keimanan, kepedulian, serta pentingnya berbagi kepada sesama.
“Tradisi menyantuni anak yatim pada 10 Muharram ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai kasih sayang dan tanggung jawab sosial yang diajarkan agama,” ujar Erna Lisa Halaby.
Atas nama Pemerintah Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para donatur dan Gramedia, yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan mulia ini.
“Saya menilai bantuan ini sangat berarti. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan anak-anak dalam menempuh pendidikan, tetapi juga mendukung mereka dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Semoga menjadi amal jariyah yang berlipat ganda,” ucapnya.
Di hadapan ratusan anak yatim piatu yang hadir, Erna Lisa Halaby juga memberikan motivasi dan pesan menyentuh layaknya seorang ibu.
Ia berharap bingkisan ini dapat menumbuhkan semangat belajar, dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
“Ibu berpesan, teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak kalian, dan jangan pernah berhenti bermimpi serta berusaha untuk meraih cita-cita,” katanya.
Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya, untuk terus mendukung tumbuh kembang generasi muda. Agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa di masa depan.
Menutup sambutannya, Erna Lisa Halaby mengajak seluruh masyarakat, untuk menjadikan momentum 10 Muharram ini sebagai refleksi diri.
“Mari kita jadikan semangat ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya. ril/dio
