BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin menjalankan program pembangunan fasilitas permukiman melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. Kegiatan yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi ini tersebar di sekitar 200 titik di beberapa kelurahan, seperti Basirih, Gudang Hirang, Murung Raya, dan Mantuil.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra Iriandhy Wijaya menjelaskan, pekerjaan DAK sanitasi pelaksanaan pekerjaan dilakukan langsung oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang berasal dari masyarakat setempat. Skema tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan di lingkungan mereka.
“Seluruh kegiatan sudah mulai berjalan sejak Mei lalu. Pekerjaannya dilaksanakan langsung oleh KSM yang berasal dari masyarakat,” ujar Chandra, Rabu (24/6).
Saat ini, progres pembangunan terus berlangsung di masing-masing lokasi. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada pertengahan tahun sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. “Program ini sebagai upaya percepatan peningkatan akses terhadap sanitasi yang layak, untuk mencapai target Nawa Cita Presiden 100-0-100, yakni 100 persen akses air minum, nol persen kawasan kumuh dan 100 persen akses sanitasi, di mana salah satunya melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), “jelasnya.
Selain tersebar di kawasan permukiman, sejumlah kegiatan juga menyasar wilayah bantaran sungai yang menjadi salah satu fokus penataan lingkungan. “Pembangunan tersebut dilakukan di beberapa kelurahan, termasuk Basirih, Gudang Hirang, Murung Raya, dan Mantuil, “katanya
Melalui program ini, pemerintah berharap kualitas lingkungan permukiman warga dapat semakin baik, terutama di kawasan yang selama ini membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana dasar. via
