BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kapasitas para pembina di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Langkah tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan tingkat kota tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru di Banjarbaru, Selasa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru dr Ani Rusmila mengatakan penguatan Posyandu menjadi salah satu prioritas daerah mendukung pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh kelompok usia.
“Kegiatan diikuti 125 peserta dari Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan dan kelurahan. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas pembina mampu mendukung pengembangan Posyandu lebih berkualitas dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ani.
Menurut Ani, posyandu memiliki peran sangat penting dalam mendekatkan layanan kesehatan pada masyarakat sehingga kapasitas para pembina perlu terus diperkuat agar mampu mendukung pelayanan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, peserta mendapatkan pembekalan terkait regulasi, strategi pembinaan, serta pola pendampingan yang efektif guna mendukung pelaksanaan Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP).
“Transformasi Posyandu yang dikembangkan pemerintah saat ini tidak lagi hanya berfokus pelayanan ibu dan anak, tetapi mencakup seluruh siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia,” ungkapnya.
Dikatakan Ani, melalui pendekatan itu, Pemkot Banjarbaru berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mudah diakses, dan merata di seluruh wilayah kota setempat.
Ditambahkan, Dinkes Banjarbaru memperkaya wawasan peserta dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai aspek penguatan Posyandu dan implementasi layanan kesehatan primer.
“Kami berharap, Tim Pembina Posyandu kecamatan dan kelurahan semakin optimal dalam melakukan pendampingan sehingga kualitas layanan kesehatan masyarakat terus meningkat dan mendukung terwujud Banjarbaru sebagai kota yang sehat dan berdaya saing,” katanya. ant
