
JAKARTA – Mayoritas harga pangan nasional tercatat mengalami penurunan di pasar tradisional. Namun, harga komoditas bawang dan minyak goreng masih meningkat.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Senin (8/6/2026), harga beras dari seluruh kualitas kompak mengalami penurunan, kecuali beras kualitas bawah II. Harga beras kualitas bawah I turun 1,72% di Rp14.300. Sementara itu, beras kualitas bawah II naik 1,73% di Rp14.700 per kilogram. Selanjutnya, harga beras kualitas medium I juga turun 1,23% ke Rp16.000 per kilgram, kualitas medium II turun 1,56% di Rp15.750. Adapun, harga beras kualitas super I turun 2,01% di Rp17.100 per kilogram, dan kualitas super II mengalami penurunan 1,18% ke Rp16.750 per kilogram.
Kenaikan harga yang cukup tinggi masih terjadi pada komoditas bawang merah dan bawang putih ukuran sedang yang masing-masing tercatat naik 10,31% ke Rp56.150 per kilogram dan bawang putih naik 5,69% ke Rp40.850 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai juga kompak turun dengan cabai merah besar di harga Rp60.800 per kg, atau turun 15,67%, cabai merah keriting seharga Rp5600 per kg atau turun 18,18%. Harga cabai rawit juga kompak turun dengan harga cabai rawit hijau turun 9,4% ke Rp53.950 per kg dan cabai rawit merah turun 10,42% ke Rp73.500 per kg.
Adapun, harga minyak naik tipis, dengan harga minyak curah naik 1,95% ke Rp20.950, minyak goreng kemasan bermerk 1 naik 0,63% ke Rp24.150 per liter, dan harga minyak horeng kemasan bermerk 2 naik 0,43% ke Rp23.250.
Harga gula mengalami penurunan dengan gula pasir kualitas premium turun 1,73% ke Rp19.900 dan harga gula pasir lokal turun tipis 0,52% ke Rp19.050. Harga protein hewani hari ini kompak turun, dengan daging sapi kualitas I turun 2,86% ke Rp146.300 per kg.
Sedangkan daging sapi kuitas 2 turun 1,45% dan harganya berada di Rp139.000. Daging ayam ras segar juga mengalami penurunan 6,3% dan harganya menjadi Rp35.900 per kg dan harga telur ayam ras segar turun 2,62% ke Rp29.700 per kg. bisn/mb06

