
BANJARMASIN – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi kepadatan antrean pasien, rumah sakit melakukan sejumlah pembenahan, terutama di layanan poliklinik dan farmasi.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah dr H Fajar Sukma Nan Agung menjelaskan, selama ini antrean pasien di poliklinik kerap membludak, sehingga diperlukan sistem yang lebih tertata. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penataan sistem antrean yang akan dibantu oleh petugas keamanan dan petugas pelayanan lainnya.
“Pasien poli sebelumnya cukup penuh. Karena itu kami melakukan peningkatan pelayanan agar antrean tidak terlalu ramai atau padat. Sistem antrean akan dibantu oleh satpam dan petugas kami sehingga pelayanan bisa lebih tertib dan nyaman,” ujarnya.
Selain di layanan poliklinik, pembenahan juga dilakukan pada bagian farmasi. Rumah sakit kini bekerja sama dengan JNE untuk layanan pengantaran obat kepada pasien. “Ini sangat efektif untuk memecah antrian obat,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, pasien yang tidak ingin menunggu lama di apotek rumah sakit dapat memilih layanan pengantaran obat langsung ke rumah dengan waktu pengiriman kurang dari 24 jam.
“Dari sisi farmasi, untuk mengurangi antrean pengambilan obat, kami bekerja sama dengan JNE. Obat akan diantar ke masyarakat dalam waktu kurang dari 24 jam. Jadi pasien yang merasa menunggu terlalu lama atau memiliki keterbatasan waktu dapat memanfaatkan layanan ini,” jelasnya.
Rumah sakit berharap inovasi tersebut dapat mempercepat pelayanan, mengurangi penumpukan antrean, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. via

