Mata Banua Online
Kamis, Juni 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pengembang Mulai Bidik Pemburu Rumah Mewah

by Mata Banua
4 Juni 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
(foto:mb/web)

JAKARTA – Ketidakpastian eko­nomi global dan perlambatan da­ya beli yang masih mem­ba­ya­ngi pasar properti nasional, ter­nyata belum menggoyahkan mi­nat pengembang menggarap seg­men hunian super premium.

Sebaliknya, sejumlah pe­ng­em­bang justru mulai membidik pa­sar ultra high net worth (UHNW) yang dinilai lebih ta­han terhadap gejolak ekonomi dan memiliki kebutuhan hunian yang semakin spesifik.

Berita Lainnya

Omzet Penjualan Oleh-oleh Haji Menurun

Omzet Penjualan Oleh-oleh Haji Menurun

4 Juni 2026
Harga Emas Antam Merosot Rp15 Ribu/Gram

Harga Emas Antam Merosot Rp15 Ribu/Gram

4 Juni 2026

Fenomena tersebut terlihat dari peluncuran Island Villa di NavaPark BSD City. Peluncuran Island Villa menandai langkah pe­ngembang NavaPark untuk masuk ke pasar hunian ultra-premium, setelah sebelumnya suk­ses mengembangkan sejum­lah produk residensial kelas atas di kawasan yang sama.

Head of Marketing & Busi­ness Development NavaPark Wanto Ngali mengatakan, pe­ru­sahaan mulai menggarap pasar high-end sejak 2020 dan men­da­pat respons positif dari pasar. Tak ayal, perusahaan lantas me­la­ngkah ke segmen yang lebih eksklusif.

“Kami mencoba masuk ke pa­sar yang bisa dibilang blue oce­an, yaitu pasar yang sangat niche dan sangat kecil, yakni ultra high net worth,” ujarnya dalam peluncuran Island Villa i Kawasan BSD City, Tangerang

Wanto menjelaskan, ke­lom­pok UHNW di Indonesia di­per­ki­rakan hanya mencakup sekitar 0,005% dari populasi. Meski jum­lahnya sangat terbatas, ke­lom­pok tersebut memiliki ek­spek­tasi yang jauh lebih tinggi di­bandingkan segmen pembeli pro­perti pada umumnya. Oleh karena itu, Island Villa ha­dir dan dirancang sebagai pro­duk yang tidak mudah di­rep­li­ka­si. NavaPark mengusung konsep “living in a green ocean” de­ng­an menghadirkan kawasan hu­nian yang berada di tengah area botani seluas 10 hektare pada proyek terbaru ini.

Menurutnya, konsep utama yang ditawarkan bukan sekadar ru­mah mewah, melainkan peng­a­laman hidup yang menyatu de­ng­an alam. “Produk ini kami bu­at sebagai one of a kind. Se­su­atu yang unik, tidak bisa direplikasi dan tidak bisa di­pro­duksi kembali,” katanya.

Wanto menegaskan, pe­ng­em­bangan Island Villa juga me­rupakan eksperimen sekaligus lang­kah berani bagi pengembang yak­ni Sinar Mas Land bersama Hongkong Land, karena mem­bu­tuhkan investasi yang besar de­ngan tingkat kepadatan yang sangat rendah.

Selain menjual rumah, Wanto menyebut Island Villa ju­ga menawarkan nilai emosional dan simbol pencapaian bagi para pemiliknya. Menurutnya, kon­su­men UHNW tidak hanya mem­beli properti, tetapi juga ling­kungan eksklusif yang di­hu­ni kalangan dengan profil se­ru­pa. “Ini bukan sekadar produk. Ada emotional bonding yang kami bangun. Bagi segmen ini, ru­mah juga menjadi simbol pen­capaian dan representasi ke­suk­sesan,” katanya.

Dari sisi pasar, Wanto me­ngakui masih banyak pihak yang meragukan kemampuan ka­was­an Serpong untuk menyerap hu­nian dengan harga di atas Rp100 miliar. Namun, menurut dia, permintaan dari kalangan ber­da­ya beli tinggi justru terus ber­kembang.

Dia menyebut, sebagian besar pembeli berasal dari Jakarta dan kawasan sekitarnya yang men­cari hunian lebih luas de­ng­an lingkung­an hijau. Selain itu, banyak pembeli merupakan pe­la­nggan lama NavaPark yang me­la­kukan upgrade rumah sei­ring perkembangan bisnis me­reka. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper