Mata Banua Online
Kamis, Juni 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Astambul Seberang Lokasi Penilaian TPK2D

by Mata Banua
4 Juni 2026
in Martapura
0
KEPALA DPPPAKB Kalsel Husnul Hatimah, Ketua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, dan Sekda H Yudi Andrea bersama tim verifikator saat acara Penilaian dan Verifikasi Lapangan TPK2D Tahun 2026.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Desa Astambul Seberang Kecamatan Astambul menjadi lokasi pelaksanaan Penilaian dan Verifikasi Lapangan Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Tahun 2026.

Kegiatan penilaian yang dilakukan pada Rabu (3/6/) pagi, dihadiri Kepala DPPPAKB Provinsi Kalsel Husnul Hatimah, Sekda Banjar H Yudi Andrea, Ketua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, Kepala Dinsos P3AP2KB Erny Wahdini, tim verifikator, perangkat desa, kader pemberdayaan masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam program peningkatan kualitas keluarga.

Berita Lainnya

TP PKK Komitmen Kawal Peningkatan Kualitas Keluarga

TP PKK Komitmen Kawal Peningkatan Kualitas Keluarga

4 Juni 2026
Sekda Buka Festival Olahraga Masyarakat BAVETI

Sekda Buka Festival Olahraga Masyarakat BAVETI

3 Juni 2026

Penilaian dan verifikasi lapangan dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluasi terhadap pelaksanaan program peningkatan kualitas keluarga yang telah dijalankan di tingkat desa.

Tim verifikator melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai indikator yang menjadi penilaian, mulai dari ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga perlindungan perempuan dan anak.

Kepala DPPPAKB Kalsel Husnul Hatimah mengatakan, Kabupaten Banjar berhasil mencatatkan kenaikan IKK yang cukup signifikan, dari yang semula berada di angka 67,83 naik menjadi 75 . Raihan ini sekaligus mengukuhkan posisi Kabupaten Banjar dalam kategori Responsif Gender dan Hak Anak.

“Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata dari kerja keras TPK2D Kabupaten Banjar yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Husnul Hatimah yang juga selaku tim penilai menjelaskan, penilaian peningkatan kualitas keluarga ini mengusung sejumlah tujuan strategi, antara lain meningkatkan kualitas keluarga secara umum, mendorong kesetaraan gender dan menyediakan hak-hak anak, dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan di bidang usaha ekonomi produktif.

Kemudian, meningkatkan taraf kesehatan dan pendidikan masyarakat, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan meningkatkan kemampuan desa untuk mengenali masalah sekaligus menetapkan solusi terbaik bagi kebutuhan keluarga.

Adapun tolak ukur keberhasilan pembangunan ini dihitung berdasarkan 29 indikator, yang mencakup 5 dimensi utama dalam Indeks Kualitas Keluarga (IKK), yakni legalitas dan struktur keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial psikologi dan ketahanan sosial budaya.

“Penghitungan ini menjadi kebutuhan mendasar bagi pemerintah untuk memetakan persoalan di tingkat keluarga, sekaligus menyusun kebijakan intervensi yang lebih efektif ke depannya,” kata Husnul Hatimah.

Ia berharap, hasil dari kegiatan ini tidak berhenti begitu saja setelah penilaian selesai, melainkan dapat terus berkelanjutan.

“Desa yang menjadi lokus penilaian ini diharapkan mampu menjadi desa percontohan (role model) bagi desa-desa lain, yang masih membutuhkan intervensi lintas sektor, baik dari SKPD maupun lembaga terkait,” ucapnya.

Sementara, Sekda Banjar Yudi Andrea menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Banjar menyambut baik kegiatan Penilaian dan Verifikasi Lapangan Peningkatan Kualitas Keluarga, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Astambul Seberang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi beserta jajaran yang telah memilih Kabupaten Banjar, khususnya Desa Astambul Seberang, sebagai lokus kegiatan. Desa ini dipilih berdasarkan nilai Indeks Desa yang masih rendah, sehingga memerlukan pendampingan lebih intensif,” ujarnya.

Yudi berharap, kegiatan ini melahirkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas keluarga di Kalsel, khususnya Kabupaten Banjar.

Di akhir kegiatan, tim penilai didampingi Sekda dan Ketua TP PKK Banjar meninjau kebun PKK, UP2K, Posyandu 6 SPM, dasa wisma, pelayanan kesehatan, pelayanan KB, pelayanan puspaga, serta pelayanan UPTD PPA yang ada di desa tersebut. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper