Mata Banua Online
Kamis, Juni 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Evaluasi Tim Pendamping Keluarga

by Mata Banua
3 Juni 2026
in Tapin
0

 

BERSAMA-Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani bersama Wakil Ketua 1 TP PKK Hj Elya Hartati Juanda dan PLT Kepala DPPKB Hj Mastika Murni pada kegiatan. (foto:mb/herman)

RANTAU,- Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani membuka kegiatan orientasi, monitoring dan evaluasi tim pendamping keluarga, bertempat di Sekretariat TP PKK. Selasa (25/05/26).

Berita Lainnya

Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar

Peringatan Hari Lahir Pancasila Digelar

2 Juni 2026
H Yamani Hadiri Perpisahan Siswa MIN 6 Tapin

H Yamani Hadiri Perpisahan Siswa MIN 6 Tapin

2 Juni 2026

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua 1 TP PKK Hj Elya Hartati Juanda, narasumber dari perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Lisna Prihantini, S.PSI.,M.SI (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan), jajaran PKK Tapin, PLT. Kepala Dinas Pengendalian penduduk dan keluarga berencana Hj. Mastika Murni, S.E., MM serta narasumber dari dinas kesehatan kabupaten Tapin Sri Marliani, S.TR.KEB (sub. koordinator kesehatan keluarga dan gizi).

Kegiatan juga dihadiri Koordinator PKB/PLKB Se Kabupaten Tapin, perwakilan PKB/PLKB se Tapin, perwakilan tim pendamping keluarga se Tapin, Kabid Dalduk, Pejabat fungsional dan staf DPPKB.

Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani menyampaikan, penghargaan dan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh tim pendamping keluarga yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, kepedulian, dan komitmen yang luar biasa dalam mendampingi keluarga-keluarga di tengah masyarakat.

“Kita menyadari bersama bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Dari keluarga lahir generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Oleh karena itu, upaya penguatan keluarga harus menjadi perhatian bersama dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam konteks diatas, keberadaan tim pendamping keluarga memiliki peran yang sangat strategis. Tim pendamping keluarga bukan hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai, motivator, edukator, dan pendamping bagi masyarakat.

Tugas yang dijalankan bukanlah tugas yang ringan, karena bersentuhan langsung dengan kondisi sosial masyarakat, kesehatan ibu dan anak, pola pengasuhan, ketahanan keluarga, hingga upaya percepatan penurunan stunting.

“Kita memahami bahwa persoalan stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak semata, tetapi menyangkut kualitas generasi masa depan. Stunting dapat mempengaruhi perkembangan fisik, kemampuan belajar, produktivitas, dan kualitas hidup anak di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara serius, terpadu, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Hj Faridah Yamani sangat mengapresiasi kerja keras para tim pendamping keluarga yang selama ini telah turun langsung ke lapangan, melakukan pendampingan kepada calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta keluarga berisiko stunting. Tugas tersebut tentu membutuhkan kesabaran, ketulusan, kemampuan komunikasi yang baik, dan semangat pengabdian yang tinggi.

Oleh karena itu, kegiatan orientasi, monitoring, dan evaluasi yang kita laksanakan ini memiliki arti yang sangat penting. Orientasi diperlukan untuk memperkuat pemahaman, meningkatkan kapasitas, dan menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi tim pendamping keluarga. Dengan orientasi yang baik, diharapkan seluruh pendamping memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugas di lapangan.

Sementara itu, monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting untuk melihat sejauh mana program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, paparnya.

Lebih lanjut Hj Faridah Yamani mengatakan, Melalui monitoring dan evaluasi, kita dapat mengetahui berbagai capaian, hambatan,tantangan, serta langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan ke depan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi ruang pembelajaran, ruang koordinasi, dan ruang penguatan komitmen bersama. Gunakan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, menyampaikan berbagai kendala di lapangan, serta mencari solusi bersama demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.{[her/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper