
BANJARMASIIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan pembenahan fasilitas olahraga di Stadion 17 Mei Banjarmasin guna menunjang kebutuhan latihan hingga penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala nasional, salah satunya pembangunan lintasan lari atletik serta penggantian kursi stadion secara menyeluruh.
Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, mengatakan, progres pembangunan lintasan lari ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026, dan pemasangan kursi stadion masih menunggu proses pembongkaran serta kedatangan material dari luar daerah.
“Selain lintasan lari, saat ini juga dilakukan pemasangan kursi stadion. Untuk progres kursi mungkin sudah sekitar 20 persen. Sebelumnya dilakukan pembongkaran dan pengukuran ulang bersama tim pelaksana,” ujarnya, di Banjarbaru, dilaporkan, Ahad.
Dia menjelaskan, seluruh kursi stadion akan diganti menggunakan model single seat yang lebih modern dibanding kursi lama yang masih polos.
“Semua kursi diganti baru. Jumlahnya ribuan seat. Warna kursi juga dibuat bertahap sesuai segmen warna karena proses produksinya dilakukan secara bertahap,” katanya.
Proyek lintasan dan kursi stadion dikerjakan melalui dua paket pekerjaan berbeda.
Untuk lintasan atletik, sebagian besar material sudah tersedia di lokasi dan hanya menunggu beberapa material tambahan dalam proses pengiriman.
“Kalau lintasan, sebagian besar barang sudah ada di stadion. Tinggal beberapa material lagi yang masih dikirim. Makanya target kami akhir Juni lintasan sudah selesai,” jelasnya.
Meski nantinya lintasan telah rampung, penggunaan fasilitas tersebut tetap menunggu arahan teknis dari pihak penyedia dan pelaksana proyek, termasuk petunjuk perawatan lintasan.
“Kita menunggu serah terima dulu dan arahan teknis terkait perawatan. Misalnya apakah boleh dilintasi kendaraan seperti ambulans saat pertandingan sepak bola atau tidak, itu nanti ada petunjuk khusus,” ungkapnya.
Ryan menambahkan, lintasan atletik Stadion 17 Mei nantinya minimal memenuhi standar nasional. Selain lintasan utama, sejumlah fasilitas cabang olahraga atletik juga akan dilengkapi.
“Insya Allah fasilitas olahraga seperti tolak peluru, lempar cakram, dan lainnya juga tersedia di Stadion 17 Mei. Semua sudah masuk dalam perencanaan,” tuturnya.
Pemprov Kalsel juga mempertimbangkan penataan akses menuju tribun VVIP serta pembenahan drainase di sekitar kawasan stadion untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, Stadion 17 Mei diharapkan dapat menjadi pusat olahraga representatif bagi atlet-atlet Banua sekaligus menunjang penyelenggaraan kompetisi olahraga di Kalimantan Selatan. ant

