Mata Banua Online
Jumat, Mei 29, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

TPA Basirih Mulai Menghijau

by Mata Banua
28 Mei 2026
in Banjarmasin
0
Walikota H M Yamin saat memantau TPA Basirih.(foto;mb/ist)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus melakukan pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih pascapenghentian sistem open dumping sesuai amanat Undang-Undang Pengelolaan Sampah Tahun 2008. Sejak 1 Februari 2025, proses penutupan dan pengurukan sampah dilakukan secara bertahap menggunakan metode landfill dengan penutupan tanah merah.

Wali kota HM Yamin menyebutkan, pelaksanaan penutupan timbunan sampah tahun 2025 kini hampir mencapai 100 persen. Hasilnya, area TPA yang sebelumnya dipenuhi timbunan sampah kini mulai tampak hijau dan ditumbuhi berbagai tanaman.

Berita Lainnya

Maknai Kurban sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Maknai Kurban sebagai Wujud Kepedulian Sosial

28 Mei 2026
Pawai Gema Takbir Warnai Malam Idul Adha

Pawai Gema Takbir Warnai Malam Idul Adha

28 Mei 2026

“Alhamdulillah, hasil penutupan TPA menggunakan tanah merah sekarang sudah mulai menghijau. Beberapa tanaman juga sudah tumbuh dan hampir seluruh area terlihat hijau,” ujarnya.

Sementara, penutupan untuk area tahun 2026 baru rampung pada April lalu. Meski baru berjalan sekitar satu bulan, sebagian lahan sudah mulai ditumbuhi tanaman.

Dalam kesempatan itu, pemko juga melakukan penanaman pohon buah dan tanaman keras di kawasan TPA Basirih. Bibit tanaman tersebut merupakan hadiah ulang tahun yang diterima wali kota dan kemudian ditanam langsung di area rehabilitasi TPA.

“Mudah-mudahan nanti di awal tahun kita bisa melihat tanaman tersebut tumbuh dan berbuah,” katanya.

Selain tanaman pohon, di kawasan tersebut juga mulai tumbuh tanaman sayur milik warga seperti terong dan kangkung. Pemerintah daerah berencana melakukan penelitian terhadap tanaman pangan yang tumbuh di atas lahan bekas timbunan sampah tersebut untuk memastikan keamanannya jika dikonsumsi masyarakat.

Pemkot Banjarmasin juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait rehabilitasi TPA Basirih. Ke depan, kawasan itu tidak lagi difungsikan sebagai lokasi pembuangan sampah secara terbuka, melainkan diarahkan menjadi tempat pemilahan dan pengolahan sampah seperti pengomposan.

“Harapan kita tempat ini masih bisa dimanfaatkan, tetapi bukan lagi untuk pembuangan sampah secara keseluruhan. Nantinya lebih kepada pemilahan dan pemanfaatan sampah,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi TPA kini juga jauh lebih baik karena bau menyengat yang sebelumnya sering dikeluhkan warga sudah tidak lagi tercium. Pemerintah kini tinggal menyelesaikan penanganan pemisahan air hujan dan air lindi agar pengelolaan kawasan semakin optimal.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar rehabilitasi TPA Basirih berjalan maksimal dengan dukungan masyarakat sekitar,” tutupnya.via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper