
BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menggaungkan pelestarian lingkungan melalui gerakan “Kartini Hebat Banjarbaru” dengan menanam pohon gaharu di Arboretum Ayu Tirta sebagai upaya memperkuat peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan alam.
Kegiatan yang digelar di Arboretum Ayu Tirta itu dipimpin Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby bersama Ketua TP PKK Kota Banjarbaru dan diikuti pengelola arboretum serta penggiat lingkungan.
Walikota Banjarbaru, mengatakan gerakan penanaman pohon tersebut menjadi simbol perempuan masa kini yang tidak hanya berperan dalam kehidupan sosial, tetapi juga ikut menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan generasi mendatang.
“Lingkungan yang terjaga adalah investasi besar bagi masa depan daerah. Karena itu, kepedulian terhadap alam harus terus ditanamkan bersama-sama,” ujar Lisa saat melakukan penanaman pohon gaharu, Sabtu .
Menurut dia, Pemerintah Kota Banjarbaru ingin membangun gerakan nyata yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik kota, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Pohon gaharu atau Aquilaria dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus potensi ekologis. Tanaman yang dikenal sebagai “emas hijau nusantara” itu menghasilkan kayu beraroma khas dan damar wangi yang diminati hingga pasar internasional.
Founder Arboretum Ayu Tirta Chendrawan Sugianto mengatakan keberadaan arboretum tidak hanya menjadi kawasan konservasi, tetapi juga ruang edukasi lingkungan bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kami ingin masyarakat lebih mengenal kekayaan hayati lokal sekaligus memahami pentingnya menjaga tanaman yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi,” kata Chendrawan.
Usai penanaman, Wali Kota Banjarbaru bersama rombongan meninjau kawasan arboretum untuk melihat berbagai jenis tanaman dan kekayaan hayati yang diperkenalkan sebagai bagian dari edukasi lingkungan.
“Semangat Kartini masa kini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi juga keberanian mengambil peran dalam menjaga bumi dan menggerakkan perubahan positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Lisa. ant

