
RANTAU,- Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani secara resmi, mengukuhkan jajaran pengurus Kerukunan Wanita Wredatama (Kerta Wredhatama) kabupaten Tapin masa bakti 2025- 2030, bertempat di Pendopo Galuh Bastari, Selasa (19/05/26).
Untuk diketahui Kerta Wredhatama, adalah organisasi kemasyarakatan wanita yang menjadi wadah bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan istri pensiunan PNS di Indonesia. Organisasi ini merupakan bagian integral dari Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).
Organisasi ini berfokus pada kegiatan peningkatan kesejahteraan, keterampilan, dan kapasitas anggotanya melalui pelatihan dan pendampingan.
Karena bagian integral dari PWRI, organisasi Kerta Wredhatama dapat memberikan dorongan moril dan dukungan terhadap upaya-upaya PWRI, terutama yang menyangkut kepentingan wanita dan keluarga dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan positif seperti pertemuan silaturahmi berkala, senam lanjut usia, kegiatan keagamaan, hingga bakti sosial.
Seperti yang diutarakan Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Kerta Wredatama sebagai garda terdepan Kerukunan Wanita PWRI, memiliki tanggung jawab besar, untuk memimpin dan menggerakkan organisasi dimana PWRI dan Kerta Wredhatama memiliki tujuan yang sama meningkatkan kesejahteraan pensiunan PNS melalui bantuan sosial, pengembangan kapasitas, advokasi hak, kemitraan, dan pemberdayaan.
“Kerta Wredatama diharapkan dapat berkontribusi memberikan ide, gagasan, dan pengalaman mereka untuk mendukung program pemerintah daerah serta menjadi wadah kegiatan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan bagi para istri pensiunan maupun pensiunan perempuan agar tetap aktif, sehat, dan produktif,” ujarnya.
Ditambahkan Hj Faridah Yamani, pengukuhan ini diharapkan dapat menyatukan para tokoh senior dan purnabakti dengan pemerintah daerah agar pengabdian mereka kepada masyarakat tetap berkelanjutan.
Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, kerta wredatama diharapkan tetap memiliki peran penting dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, keluarga, dan pembangunan daerah.
“Untuk itu, tetap kuatkan solidaritas dan saling mendukung sesama anggota baik dalam program kesehatan, sosial, maupun ekonomi demi kesejahteraan bersama,” tandasnya.{[her/mb03]}

