Mata Banua Online
Selasa, Mei 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Jamkrida Kalsel Siap Beri Dukungan Bank Kalsel

by Mata Banua
5 Mei 2026
in Banjarmasin
0

 

Direktur Utama PT Jamkrida Kalsel, Muhammad Fauzan Noor

BANJARMASIN-Telah keluarnya izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bahwa Bank Kalsel bisa menjadi bank devisa, mendapat sambutan positif dari Jamkrida Kalsel dan perusahaan penjamin kredit ini siap bekerjasama.

Berita Lainnya

Embarkasi Banjarmasin berangkatkan Calhaj Tertua

Embarkasi Banjarmasin berangkatkan Calhaj Tertua

18 Mei 2026
Digitalisasi Data Bansos Dipercepat

Digitalisasi Data Bansos Dipercepat

18 Mei 2026

Direktur Utama PT Jamkrida Kalsel, Muhammad Fauzan Noor,mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan dengan catatan ada produk dari Bank Kalsel sebagai bank devisa yang bisa mereka kerjasamakan.

“Kami bisa memberikan dukungan dan berharap ada kerjasama, tetapi melihat dulu produk apa yang bisa kami support,” tandasnya.

Sementara ini, menurut Fauzan, operasional Bank Kalsel sebagai bank devisa belum launching. Jadi kita tunggu saja bagaimana perkembangannya dalam beberapa waktu ke depan.

Sebagaimana diketahui, Jamkrida adalah BUMD di Kalimantan Selatan yang bergerak di bidang usaha penjaminan kredit, terutama untuk membantu UMKM mendapatkan akses permodalan ke bank atau lembaga keuangan non-bank. Perusahaan ini berperan meningkatkan ekosistem ekonomi daerah dengan menjamin kredit bagi pelaku usaha.

Adapun Bank Kalsel resmi beroperasi sebagai Bank Devisa setelah OJK mengeluarkan izin Bank Kalsel beroperasi menjadi Bank Devisa pada 31 Desember 2025. Hal ini membuka peluang besar bagi Bank Kalsel untuk masuk ke bisnis transaksi keuangan internasional. Hal ini menjadi tonggak penting bagi penguatan industri perbankan daerah.

Pihak OJK menilai potensi keuntungan yang bisa diraih Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sangat besar. Berdasarkan hasil kajian yang melibatkan konsultan, nilai transaksi devisa diperkirakan dapat menembus angka Rp400 triliun.

Potensi tersebut semakin menguat seiring kebijakan pemerintah terkait devisa hasil sumber daya alam (DHE SDA). Melalui regulasi Kemenko, setiap transaksi ekspor dalam bentuk devisa wajib dikelola 100 persen dan ditahan selama tiga bulan di dalam negeri.

Peluang transaksi devisa ini tidak hanya bersifat insidental, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi Bank Kalsel.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper