
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin melakukan rotasi sebanyak 21 pejabat di antaranya tujuh kepala dinas atau pejabat eselon II di pemerintahan kota setempat.
Walikota Banjarmasin HM Yamin didampingi Wakilnya Hj Ananda melantik dan mengambil sumpah seluruh pejabat yang menempati jabatan baru di Aula Kayuh Baimai, Balaikota Banjarmasin, Senin.
Tujuh kepala dinas atau kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dirotasi dan dilantik di jabatan baru.
Yang menarik Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah dilantik ke jabatan baru sebagai Kepala Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Banjarmasin. Jabatan Kadis PUPR yang dipegang Suri digantikan oleh Chandra Iriandhy Wijaya yang sebelumnya menjabat Kemudian Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Banjarmasin,
Kemudian Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarmasin. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarmasin Yusna Irawan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Banjarmasin.
Selanjutnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banjarmasin M Helfiannoor menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarmasin. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq menduduki jabatan baru sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kota Banjarmasin.
Kepala Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Banjarmasin Ahmad Syauki menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banjarmasin.
Yamin menyampaikan, rotasi dan pelantikan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat roda pemerintahan agar lebih efektif, responsif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Banjarmasin.
Dia menekankan tiga hal utama yang harus menjadi pegangan seluruh pejabat yang dilantik, yakni integritas, kinerja yang terukur, serta keberanian dalam mengambil keputusan.
Dia mengingatkan agar para pejabat tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan, karena kepercayaan publik jauh lebih berharga dibandingkan jabatan itu sendiri. Selain itu, setiap pekerjaan harus memiliki target yang jelas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Birokrasi harus berani mengambil keputusan dengan perhitungan yang matang dan penuh tanggung jawab, bukan ragu-ragu,” ujarnya.
“Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi demi terwujudnya Banjarmasin Maju Sejahtera,” ujarnya menekankan ant

