
BANJARMASIN- Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) teguhkan berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak pengembangan dunia pendidikan di Kalimantan Selatan, guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki daya saing global.
Hal itu disampaikan melalui keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026.
Pendidikan merupakan salah satu dari lima program unggulan UPZ Bank Kalsel. Sebagai bentuk dukungan nyata, lembaga ini secara konsisten menyalurkan bantuan yang menyasar berbagai lini pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga pesantren.
Manajemen Bank Kalsel menyampaikan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan diberikan melalui berbagai program dan kegiatan, antara lain, beasiswa santri dan pelajar, yaitu memberikan akses pendidikan bagi siswa berprestasi maupun yang membutuhkan secara finansial.
Kemudian bantuan sarana belajar melalui perbaikan fasilitas dan pengadaan alat penunjang pendidikan di berbagai sekolah/madrasah. Dan berbagai program peningkatan literasi dan kapasitas pendidik melalui inisiatif berkelanjutan.
“Sejalan dengan semangat Tuah Wira Bakti dan filosofi Ing Ngarso Sung Tulodo, kami menyadari bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk membuka pintu masa depan bangsa. Setiap rupiah zakat yang disalurkan melalui UPZ Bank Kalsel memiliki kekuatan besar untuk mendukung kemajuan Banua,” tulis manajemen Bank Kalsel dalam keterangan resminya.
Di momen Hardiknas ini, UPZ Bank Kalsel mengajak seluruh lapisan masyarakat, donatur, dan nasabah setia untuk bahu-membahu mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif. Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang ditunaikan dipandang sebagai investasi terbaik untuk kemaslahatan umat di masa depan.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan menyisihkan sebagian hartanya untuk mendukung program pendidikan dan sosial lainnya, UPZ Bank Kalsel telah menyediakan kanal pembayaran yang mudah dan transparan.rds

