
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Banjar Tahun 2026, di Hotel Roditha Banjarbaru, beberapa waktu lalu.
Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi mengatakan, forum pembauran kebangsaan memiliki peran strategis dalam menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di tengah keberagaman suku, agama, ras dan budaya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini seluruh anggota forum yang terdiri atas pemuka adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai suku di Kabupaten Banjar diharapkan dapat menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah konkret dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun dan saling menghargai.
“Forum pembauran kebangsaan merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi, dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan ke depan.
Wabup menambahkan, di era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, potensi konflik sosial dapat muncul dengan cepat, terutama akibat penyebaran informasi yang tidak benar atau bersifat provokatif.
“Karena itu, peran forum pembauran kebangsaan menjadi semakin penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya. ril/dio

