
BANJARMASIN – Pemerintah kota Banjarmasin mulai uji coba pelaksanaan Car Free Day (CFD), setelah kurang lebih tujuh tahun kegiatan tersebut vakum, di Jalan Sudirman mulai pukul 06.00 hingga 09.00, Minggu pagi (26/4).
Pelaksanaan perdana ini disambut antusias oleh masyarakat. Warga tampak menikmati suasana jalan yang bebas kendaraan, meskipun masih terdapat sejumlah kendala di lapangan.
“Alhamdulillah masyarakat sangat menikmati. Ini menjadi awal yang baik, meskipun masih dalam tahap uji coba,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kegiatan ini belum dipermanenkan. Pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh melihat kekurangan dan kebutuhan ke depan.
“Kita akan evaluasi dulu. Apa yang kurang, apa yang perlu ditambah, semua akan kita siapkan dalam proses evaluasi,” tambahnya.
Slamet mengatakan, salah satu kendala utama yang ditemukan adalah kurangnya sarana dan prasarana pendukung, seperti peta lokasi dan penanda titik penutupan jalan. Hal ini menyebabkan masih adanya pengendara yang masuk ke area CFD.
“Selain itu, sosialisasi dinilai belum maksimal. Meskipun informasi telah disampaikan melalui media dan media sosial, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara detail pelaksanaan CFD, “tuturnya
Di awal pelaksanaan juga sempat terjadi keterlambatan penjagaan oleh petugas karena adanya kegiatan apel dan briefing. “Namanya juga uji coba, kita sambil evaluasi. Ke depan tentu akan diperbaiki,” jelasnya.
Sementara, Kasatlantas Polresta Banjarmasin, AKP Embang Pramono mengatakan, dalam uji coba ini, sejumlah titik dilakukan penutupan dan pengalihan arus, di antaranya: Simpang Edukasi (Bundaran Edukasi), Simpang Taman Sari, Tugu KB, Simpang S.Parman (Depan kediaman Kapolres), Simpang Pelabuhan dan Lambung Mangkurat ( Simpang BCA)
“Sementara di simpang Jembatan Merdeka dilakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus kendaraan untuk mengurangi potensi kemacetan, “tuturnya.
Penutupan jalan bersifat situasional sehingga jika terjadi kepadatan, maka akses akan dibuka kembali.
Tentunya saat ini masih dalam ujicoba sekaligus evaluasi, namun ke depan akan ada penindakan jika ada kendaraan bermotor yang nekat menerobos CFD.
“Kalau nanti sudah ditetapkan, tentu akan ada penindakan. Kita utamakan pencegahan dulu, tapi jika tidak diindahkan, bisa dilakukan tilang,” tegasnya. via

