
BANJARMASIN – Kapolsek Banjarmasin Selatan (Bansel), Kompol Christugus Lirens mengingatkan kepada para sopir angkutan dan truk trailer untuk tidak melawan arus sewaktu antre isi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat.
Himbauan yang disampaikan tersebut mengingat saat ini maraknya laporan masyarakat yang masuk terkait seringnya terjadi kemacetan yang berpotensi dalam kecelakaan. Akibat kendaraan yang sengaja memotong antrean, melawan arus lalu lintas disekitar area SPBU.
“Selaku Kapolsek Banjarmasin Selatan untuk menjaga keselamatan saat berlalulintas di dekat SPBU, kami minta para sopir truk atau kontainer tertib dan sabar menunggu antian sesuai jalur yang ada di SPBU,” kata Kompol Cristugus Lirens, di Banjamasin, Kamis (23/4).
“Bila pengedara nekad melawan arus, selain melanggar perauran lalu lintas, bisa membahayakan pengguna jalan lain yang memicu keributan,” kata mantan Kasat Pol Airud Polresta Banjarmasin itu ke awak media, kemarin.
Menyikapi laporan masyarakat terkait seringnya truk truk memutar dan melawan arus, pihaknya personel Polsek Banjarmasin Selatan meningkatkan patroli di titik-titik rawan antrian panjang di SPBU.
Pada rawan antrean panjang, pada jam sibuk, Polsek Banjarmasin Selatan akan berkoordinasi dengan pihak manajemen atau penanggung jawab di SPBU untuk penertibkan alur kendaraan masuk dan keluar hindari macet.
Kemudian, Polsek juga melakukan pendekatan persuasif kepada para supir truk. “Kita juga perintahkan kepada petugas yang piket di lapangan, segera memberikan teguran tegas lewat tilang di tempat, kepada sopir yang nekat melawan arus,” ujarnya.
Semua untuk keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. “Kami minta sopir truk sebagai pelopor tertib berlalu lintas, dimulai hal sederhana, antre BBM di SPBU tidak harus melawan arus,” jelasnya.
Kompol Christugus Lirens juga berharap masyarakat di wilayah setempat turut berperan aktif, segera melaporkan jika melihat pelanggaran lalin atau adanya peristiwa kriminalitas disekitar anda ke layanan kepolisian melalui call center 110. sam/ani

