
Jakarta – Bintang Oklahoma City Thunder Shai Gilgeous-Alexander memenangi penghargaan NBA Clutch Player of the Year 2025/2026 setelah mencatatkan poin terbanyak pada situasi krusial menjelang akhir pertandingan, Selasa (21/4) waktu setempat.
“Penghargaan ini sangat berarti. Untuk mendapatkan penghargaan ini, Anda harus membantu tim memenangkan pertandingan di menit-menit akhir dan fokus utama saya lebih dari apa pun adalah memenangkan pertandingan,” kata Shai Gilgeous-Alexander dikutip dari laman resmi NBA di Jakarta, Rabu.
NBA Clutch Player of the Year merupakan penghargaan terhadap pemain yang kontribusinya paling menentukan dalam sebuah laga, dan bisa membawa timnya menang pada saat pertandingan sulit.
Definisi situasi clutch menurut kriteria NBA adalah kondisi saat selisih skor kedua tim berada di angka lima poin atau kurang. Situasi ini dihitung ketika waktu pertandingan memasuki lima menit terakhir di kuarter keempat atau pada masa perpanjangan waktu (overtime).
Pemain yang berposisi sebagai guard tersebut mengungguli dua finalis lainnya, yakni bintang Minnesota Timberwolves Anthony Edwards dan pemain Denver Nuggets Jamal Murray. Keberhasilan ini menambah deretan prestasi Gilgeous-Alexander yang sebelumnya telah menyabet gelar MVP liga dan MVP Final NBA pada musim lalu.
NBA mencatat Gilgeous-Alexander memimpin liga dengan torehan total 175 clutch points. Selain produktivitas angka, ia juga menempati peringkat kesembilan dalam perolehan umpan matang (assist) sebanyak 21 kali saat pertandingan menyisakan waktu kritis.
Berdasarkan statistik resmi, Oklahoma City Thunder mengemas rekor 20 kemenangan dan 7 kekalahan dalam 27 pertandingan yang melibatkan situasi clutch saat Gilgeous-Alexander bermain. Tim tersebut tercatat mengungguli lawan-lawannya dengan selisih 93 poin dalam situasi tersebut ketika sang bintang berada di lapangan.
“Saya bangga bisa mengangkat piala. Ini berarti saya efektif di luar sana,” kata Gilgeous-Alexander.
Pemain berkebangsaan Kanada ini menjadi pemain keempat yang menerima trofi tersebut sejak pertama kali diperkenalkan pada 2023 sebagai bentuk penghormatan kepada legenda Jerry West. Sebelum Gilgeous-Alexander, penghargaan ini diraih oleh De’Aaron Fox, Stephen Curry, dan Jalen Brunson.
Penentuan pemenang penghargaan ini dilakukan melalui proses survei kepada para pelatih di seluruh liga sebelum diserahkan kepada panel yang terdiri dari 100 jurnalis dan penyiar olahraga.
Pengumuman ini merupakan bagian dari rangkaian penghargaan tahunan NBA yang telah diawali dengan penobatan Victor Wembanyama sebagai Defensive Player of the Year. ant

