
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan bagian dari program TMMD ke-128 yang resmi dimulai, Rabu (22/4).
Dalam pelaksanaan pasar murah kali ini, disediakan paket sembako yang terdiri dari gula pasir sebanyak 2 kilogram dan minyak goreng 2 liter. Paket tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga subsidi yakni Rp50.000.
“Paket yang kita siapkan hari ini terbatas, hanya 500 paket,” ujar Kabid Perdagangan Penguatan Perdagangan, Faisal Akli.
Untuk mendapatkan paket tersebut, masyarakat diwajibkan membawa KTP sebagai bukti bahwa mereka merupakan warga Kota Banjarmasin. Selanjutnya, warga akan diberikan kupon untuk menebus paket sembako di lokasi kegiatan halaman Balaikota Banjarmasin.
Pelaksanaan pasar murah ini juga mempertimbangkan kondisi harga bahan pokok di pasaran yang saat ini mengalami kenaikan, khususnya minyak goreng dan gula pasir.
“Memang ada kenaikan harga, terutama minyak goreng dan gula pasir. Namun kenaikannya tidak terlalu signifikan,” jelasnya.
Disebutkan, harga minyak goreng yang sebelumnya berada di kisaran Rp 18 ribu/liter kini naik menjadi Rp20 ribu/liter. Sama halnya dengan gula pasir yang sudah mencapai Rp19/kilogram di pasar trandisional. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai masih relatif terkendali namun dengan pasar murah diharapkan dapat mengendalikan inflansi.
Faisal Akli juga memastikan bahwa untuk sementara tidak ada indikasi kenaikan harga lebih lanjut. Selain itu, ketersediaan stok bahan pokok di Banjarmasin juga masih dalam kondisi aman.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog sebagai BUMN pangan, dan dipastikan stok serta harga masih terkendali,” pungkasnya. via

