Mata Banua Online
Sabtu, April 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Suripno Soroti Penukaran Uang Baru

by Mata Banua
4 Maret 2026
in DPRD Kalsel
0

 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel,H Suripno Sumas SH MH

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan,H Suripno Sumas SH MH soroti penukaran uang baru menjelang Lebaran.

Berita Lainnya

Komisi II Minta Jaga Stabilitas Pasokan Harga BBM

Komisi II Minta Jaga Stabilitas Pasokan Harga BBM

1 April 2026
DPRD Kalsel Sampaikan Pokok Pikiran untuk RKPD 2027

DPRD Kalsel Sampaikan Pokok Pikiran untuk RKPD 2027

1 April 2026

Karena beberapa waktu terakhir ini, keluhan masyarakat terkait penukaran uang baru menjelang Lebaran sudah sampai kepadanya.

” Karena itu, kita harus segera mengatasi keluhan tersebut, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi layanan penukaran agar masyarakat bisa mengaksesnya dengan lebih mudah dan tertib,” ujar Suripno di Banjarmasin,Rabu (4/3).

Namun demikian, tidak semua masyarakat terbiasa atau mampu menggunakan aplikasi. Akibatnya, hal ini justru menjadi kendala bagi sebagian warga yang ingin menukarkan uangnya.

Ini menjadi salah satu indikator bahwa akses layanan penukaran uang masih perlu diperluas dan dipermudah.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga membatasi jumlah nominal rupiah yang bisa ditukar oleh masyarakat.

Jumlahnya ada batas minimum dan maksimum yang telah ditentukan. Sementara itu, kebutuhan masyarakat cukup besar, terutama menjelang Hari Raya. Kondisi ini juga dirasakan oleh para pelaku usaha jasa penukaran uang yang tergabung dalam koperasi maupun kelompok usaha sejenis, yang berharap mendapatkan pasokan uang baru dalam jumlah memadai.

“Kami berharap ke depan Bank Indonesia dapat memberikan solusi, misalnya dengan membuka kesempatan penukaran tidak hanya melalui sistem aplikasi, tetapi juga melalui bank-bank yang ada di Banjarmasin dan lebih dekat dengan masyarakat,” harapnya.

Dengan begitu, keinginan masyarakat untuk menyambut Lebaran, selain memiliki baju baru juga memiliki uang rupiah baru dapat terpenuhi dengan lebih mudah.

Harapannya, distribusi uang baru ini bisa lebih merata dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, bukan justru menimbulkan kesan adanya pembatasan yang menyulitkan.

” Kami tentu akan terus menyampaikan aspirasi ini agar ada kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat,” katanya.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper