
BANJARMASIN – Sebanyak 35 masjid dan musala di 52 kelurahan se-Kota Banjarmasin masuk dalam daftar kunjungan Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam program Safari Ramadhan 1447 Hijriyah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Banjarmasin, Juli Khair, seperti dikutip jejakrekam.com mengatakan, agenda Safari Ramadhan tidak hanya dengan buka puasa bersama saja, namun ada juga agenda sahur bersama masyarakat.
Juli Khair pun mengatakan, di setiap titik lokasi Safari Ramadhan, Pemko Banjarmasin akan menyerahkan bantuan operasional sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan untuk biaya konsumsi, logistik, serta kebutuhan pendukung lainnya, juga ditanggung oleh pemko.
Namun di tengah berbagai persoalan kota yang masih menjadi sorotan publik, besarnya anggaran Safari Ramadan pun memantik pertanyaan. Apakah manfaatnya benar-benar sebanding dengan kebutuhan mendesak lainnya?
Menanggapi hal tersebut, Juli Khair menegaskan, bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pimpinan daerah dan jajaran SKPD untuk turun langsung menyerap aspirasi warga.
“Ini menjadi momentum bagi pimpinan daerah dan jajaran SKPD untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mendengar langsung aspirasi warga,” ujarnya. jjr

