Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kredit Macet Sektor Perumahan Bengkak

by Mata Banua
17 Juli 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Juli 2025\18 Juli 2025\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg
KREDIT MACET – Bank Indonesia (BI) menyebut meningkatnya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) sektor perumahan, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). (foto:mb/web)

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) buka suara perihal me­ni­ng­kat­nya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) sek­­tor perumahan, khusunya Kre­­dit Pemilikan Rumah (KPR).

Deputi Gubernur BI Juda Agu­ng mengakui adanya pem­bu­ruk­an kualitas kredit di sektor ini. Na­mun, peningkatannya dinilai ti­d­ak terlalu signifikan. “NPL pe­ru­mahan secara industri itu se­be­narnya masih belum terlalu menngkat tajam, yaitu di level 3,17%,” katanya dalam kon­fe­rensi pers hasil Rapat Dewan Gu­ber­nur BI, dikutip pada Kamis.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Dia kemudian menjelaskan kon­disi serupa pada dua segmen de­bitur, yakni kelompok be­r­pen­da­patan rendah dan kelompok berpendapatan menengah.

Menurutnya, NPL pe­ru­mah­an pada kelompok berpendapatan ren­dah berada pada level 2,7% ber­dasarkan data terbaru BI, se­da­ngkan kelompok ber­pe­n­da­pat­an menengah sebesar 4,5%. Ju­da berujar bahwa bank sentral me­m­antau kualitas kredit sektor pe­rumahan, sekaligus berko­or­di­na­si dengan pemangku kepen­ti­ng­an terkait.

“Tentu saja kami terus me­mo­nitor perkembangan kredit, termasuk juga NPL perumahan. Kami juga terus melakukan dengan Kmite Stabilitas Sistem Keuangan [KSSK],” pung­kas­nya.

Adapun, Statistik Sistem Ke­uangan Indonesia (SSKI) BI men­catat peningkatan NPL kredit pro­perti yang terdiri dari rumah ta­pak, rumah susun, dan ruko/ru­kan ke angka 3,24% per Mei ta­hun ini. Peningkatan ini terjadi se­jak awal 2025.

NPL kredit properti per Ja­nuari tercatat sebesar 2,88%, lan­tas merangkak naik e 2,88% pada Februari dan Maret, dan men­yen­tuh 3,13% pada April. Sei­ring penurunan kualitas aset, pen­ya­luran kredit properti juga kian lesu.

Pembiayaan sektor pe­ru­mah­an hanya bertumbuh 8,57% se­cara tahunan (year on year/YoY) per Mei 2025. Realisasi kredit pro­perti juga melambat sejak awal ta­hun, yang mana pada Januari ma­sih bertumbuh 11,51% YoY, lan­tas menurun ke level 11,49 YoY pada Februari. Pertumbuhan mu­lai menyentuh single digit pa­da Maret yakni sebesar 9,28%, dan merosot ke 8,89% YoY pada April. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper