Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Jumlah BPR Turun Jadi 1.345 Bank

by Mata Banua
18 Juni 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Juni 2025\19 Juni 2025\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg
BPR BERKURANG – Jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia per Maret 2025 turun sebanyak 161 menjadi 1.345 bank dibandingkan data Maret 2024, yakni sebanyak 1.392 bank.(foto: mb/ist)

JAKARTA – Otorita Jasa Ke­u­ang­an (OJK) mencatat per Maret 2025 jumlah Bank Perekonomian Rak­yat (BPR) di Indonesia turun se­banyak 161 menjadi 1.345 bank dibandingkan data Maret 2024, yakni sebanyak 1.392 bank.

Hal tersebut tertuang dalam Sta­tistik Perbankan Indonesia (SPI) yang diterbitkan OJK per Ma­ret 2025.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Kepala Eksekutif Penawas Per­bankan OJK Dian Ediana Rae me­ng­atakan pengurangan jumlah BPR terkait merger dalam rangka me­menuhi modal inti minimum Rp6 miliar.

“Nah, sehingga memang upa­ya kita untuk melakukan kon­so­lidasi itu ya akan terus di­la­ku­kan. Untuk bagaimana­ me­mas­ti­kan bahwa jumlah nank ini ke­mu­dian menjadi mengecil tetapi de­ngan kekuatan yang semakin mem­besar. Karena kalau ngeliat ca­se tadinya penutupan BPR ya, itu ternyata pengurangan jumlah itu, dalam waktu bersamaan itu ki­tamenyaksikan malah pe­ni­ng­kat­an aset gitu ya,” katanya dalam ke­te­rangan tertulis.

Artinya, kata Dian, walaupun BPR kecil dengan peningkatan ka­pa­sitas dari modal Rp3 miliar men­jadi 6 miliar dan kemudian di­la­kukan merger maka sudah sa­ng­at membantu ekonomi sosial da­ri BPR itu.

“Karena itu BPR kan se­ka­ra­ng konsolidasinya sangat rame ya. Sedang besar-besaran dari BPR melakukan konsolidasi itu. Dan diperkirakan nih, walaupun wak­tu-waktu itu kan kita se­be­nar­nya bukan target, tetapi bisa men­dekati sampai seribu sisanya itu. Dulu kan saya pernah ng­o­mong pada awal-awal gitu kan, sa­ya akan targetkan menjadi se­ribu,” katanya.

Dian mengatakan pihaknya m­e­miliki pengaturan mengenai exit policy yang menitikberatkan de­teksi sejak awal terhadap per­ma­salahan dan kondisi BPR/S ya­ng membahayakan ke­la­ng­su­ng­an usahanya maupun langkah pen­yehatan sebagai upaya perba­ikan tingkat solvabilitas atau li­ku­iditas.

“Proyeksi BPR/S yang akan me­ng­alami CIU (cabut izin usa­ha) pada tahun 2025 bersifat d­i­na­mis dan dipengaruhi oleh upa­ya penyehatan yang di­la­kukan oleh pengurus danatau PSP (p­e­me­gang saham pe­ng­en­dali) BPR/S,” ucapnya. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper