Mata Banua Online
Jumat, Desember 5, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Cara Minum Teh Hijau agar Bermanfaat bagi Tubuh

by Mata Banua
17 Juni 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Juni 2025\18 Juni 2025\11\Halaman 1-11 Rabu\cara minum.jpg
(foto:mb/web)

Belakangan ini minuman green tea atau matcha ramai dikonsumsi masyarakat, bahkan ada yang mencampurnya sebagai bagian dari resep masakan.

Ditulis laman Eating Well, Selasa, minuman teh hijau memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan yang kuat menangkal radikal bebas dan melawan peradangan karena mengandung senyawa tanaman yang disebut katekin (sejenis flavonoid), khususnya epigallocatechin gallate (EGCG).

Berita Lainnya

D:\2025\Desember 2025\5 Desember 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\berat.jpg

Berat Badan Cepat Turun Saat Diet? Waspada Justru Bisa Berbahaya

4 Desember 2025
D:\2025\Desember 2025\5 Desember 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\rutin.jpg

Rutin Makan 5 Buah Ini Jika Tak Ingin Ginjal Rusak

4 Desember 2025

Teh hijau sejatinya merupakan minuman ideal yang bebas kalori dan gula dan bisa dikonsumsi pagi, siang atau malam hari.

“Hal yang lebih penting adalah minum teh hijau saat Anda merasa nyaman, baik itu pagi, siang, atau malam,” kata ahli diet terdaftar dan Direktur Global Urusan Regulasi dan Ilmu Kesehatan di Lipton Teas and Infusions Joy Dubost, Ph.D., RD.

Minum teh hijau seduh saat pagi hari akan mendapatkan katekin yang bermanfaat, dan meminumnya saat perut kosong dapat membantu karena tidak ada nutrisi yang dapat bersaing dengan penyerapan antioksidan.

Makanan protein, serat, dan mineral tertentu dapat mengganggu bioavailabilitas flavonoid. Flavonoid dapat terperangkap dalam komponen (seperti serat, misalnya) dalam makanan, yang pada dasarnya menyembunyikannya dari tubuh selama proses pencernaan.

Ahli gizi terdaftar di Trainer Academy Chrissy Arsenault MBA RDN mengatakan sebaiknya minum teh hijau setidaknya dua jam sebelum atau sesudah makan untuk memaksimalkan penyerapan antioksidan. Jika terlalu dekat dengan waktu makan, zat tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam makanan yang berfungsi mengangkut oksigen ke sel darah merah sebagai energi.

Hal ini juga berlaku jika mengonsumsi teh hijau setelah makan. Tanin dalam teh hijau dapat mengganggu penyerapan nutrisi seperti zat besi, yang menjadi perhatian khusus jika berisiko kekurangan zat besi. Tanin dapat mengikat zat besi dari sumber nabati (zat besi non-heme) di saluran pencernaan, sehingga sulit diserap tubuh.

Sementara itu, Dubost mengatakan teh hijau yang mengandung kafein sekitar 30 miligram dapat menghambat kemampuan untuk tertidur terlebih bagi yang sensitif terhadap kafein. Jika ingin minum teh sebelum tidur ia menyarankan untuk memilih teh herbal seperti kamomil.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari teh hijau, hindari memasukkan produk susu ke dalam teh, baik susu sapi maupun susu kedelai, karena dapat mengurangi kapasitas antioksidannya.

Para ahli juga menyarankan untuk memadukan teh hijau dengan makanan kaya vitamin C untuk meningkatkan penyerapan antioksidan. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper