
BANJARMASIN – Pada lanjutan Executive Weekend League (EWL) 2025, Sabtu (31/5), bakal tersaji game seru untuk memperebutkan posisi juara grup dan runner up sebelum menghadapi playoff pada Minggu (1/6).
Pasalnya, dengan keluar menjadi juara grup tentu akan lebih memudahkan tim untuk bisa melangkahkan kakinya ke semifinal. Selain itu, total poin kemasukan dan memasukan pun menjadi hal yang tak kalah penting untuk menduduki peringkat pada playoff nantinya.
Pada hari terakhir penyisihan grup EWL 2025, laga yang menjadi sorotan lebih adalah Adaro Al Hoopers vs Bank Kalsel Basketball dan BRIlian Basketball vs Pemko Banjarmasin. Kedua tim tersebut sama-sama mengantongi satu kemenangan dan belum menerima kekalahan pada game sebelumnya.
Kemudian pada laga antara BNI Basketball vs MRV Basketball serta Pemprov Kalsel vs BSI Basketball juga tidak akan kalah seru karena akan memperebutkan posisi runner up di grup B dan D. Pemenang pada laga ini akan maju ke babak playoff menemani Polda Kalsel dan Korpri Kalsel yang sudah lebih dulu lolos dan menduduki posisi puncak di grup masing-masing.
Head Coach BRIlian Basketball Zainal Ilmi mengungkapkan kendala dalam persiapan timnya untuk menghadapi laga melawan Pemko Banjarmasin. “Persiapan tim terkendala dengan jadwal kerja yang padat di akhir bulan,” ujarnya, Kamis (29/5).
Menurutnya, semua tim yang berlaga di EWL tidak bisa di anggap remeh, termasuk Pemko Banjarmasin. Meski dengan persiapan yang terbatas dan kesibukan di jadwal kerja, ia tetap yakin para pemainnya akan memberikan segala kemampuan dalam pertandingan nanti.
“Pemko Banjarmasin kemarin juga berhasil meraih kemenangan, itu bukti mereka tidak bisa di anggap remeh. Insha Allah kami akan berusaha keras berjuang mengambil game melawan Pemko Banjarmasin,” ucapnya.
Di sisi lain, Head Coach Adaro Al Hoopers Zulfauzan Lutfi menyampaikan telah melakukan beberapa persiapan dalam laga melawan Bank Kalsel Basketball.
“Menyambut game melawan Bank Kalsel kami banyak berlatih repetisi, karena Bank Kalsel mempunyai keuntungan pemain dengan tinggi yang rata,” katanya.
Menurutnya, dengan mempunyai empat pemain tinggi yang berpengalaman, tentu Bank Kalsel tidak hanya punya keuntungan dalam segi defense namun juga pada offense.
“Belum lagi mereka punya dua pemain yang bagus dalam menembak tiga poin. Bahkan di posisi bigman pun juga ada beberapa yang bisa melakukan tembakan tiga angka. Membuat situasi melakukan penetrasi ke dalam akan sangat menyulitkan. Jadi kami menyiapkan senjata dengan melakukan tembakan jarak jauh,” jelasnya.
Sementara, Head Coach Bank Kalsel Ryan Abdilla menyebutkan, berdasarkan dari game pertama melawan BMPD, ia akan berfokus pada transisi offense ke defense.
“Berkaca dari game terakhir kemarin para pemain banyak melakukan kesalahan sendiri apalagi di defense. Beberapa kali kami kecolongan dalam situasi fastbreak,” ucapnya.
Ia pun mengakui jika timnya sangat malas dalam bertahan dan fundamental defense para pemain tidak merata.
“Jadi pada latihan terakhir kami banyak fokus dalam membenahi sisi defense. Dengan fundamental defense yang tidak merata, ini memang harus secara kolektif dilakukan untuk menutupi kekurangan individu lainnya,” katanya.
Dengan komposisi Adaro yang di dominasi pemain bertipikal cepat, lanjut dia, ia ingin para pemainnya fokus selama empat kuarter dalam menghadapi segala kondisi di lapangan.
“Mereka juga mempunyai shooter yang bagus. Jadi para pemain harus fokus dan disiplin saat bertahan maupun menyerang, Kami punya keuntungan besar dalam posisi bigman, tentu itu yang akan kami manfaatkan,” pungkasnya. yos

