Mata Banua Online
Minggu, Mei 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gubernur Lemhannas Singgung Kebijakan Dedi Mulyadi

Soal Kirim Anak Nakal ke Barak Militer

by Mata Banua
20 Mei 2025
in Headlines
0
GUBERNUR Lemhannas Ace Hasan Syadzily saat merespons kebijakan Dedi Mulyadi soal kirim anak nakal ke barak militer.

JAKARTA – Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan tak seluruh persoalan bisa diselesaikan dengan pendekatan militeristik.

Ia menyampaikan itu ketika ditanya awak media soal kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (Demul) mengirimkan ‘anak nakal’ ke barak militer.

Berita Lainnya

C:\Users\Desain 01\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\ade.jpg

Ade Armando Yakin Tak Bersalah

7 Mei 2026
Kubu Jokowi Ingin Dituntaskan di Pengadilan

Kubu Jokowi Ingin Dituntaskan di Pengadilan

7 Mei 2026

“Tidak semua bisa diselesaikan itu secara dalam tanda kutip pendidikan militer,” kata Ace di Kantor Lemhannas, Jakarta, Selasa (20/5), yang dikutip CNNINdonesia.com.

Ace mengatakan bahwa pendidikan militer bukanlah untuk anak-anak ‘nakal’, melainkan diikuti oleh orang terpilih dan terbaik.

“Jadi jangan sampai terstigma bahwa kalau orang nakal masukin ke barak militer,” ujar dia.

Ia pun mengatakan bahwa menyelesaikan persoalan anak yang dinilai berperilaku menyimpang haruslah dilihat akar persoalannya.

Ace menyampaikan terkait dengan kebijakan Demul itu, tentu harus dilihat dalam perspektif yang lebih holistik.

“Bahwa penyelesaian anak-anak yang bermasalah secara perilaku, Itu harus dilihat secara utuh, Tidak boleh misalnya setiap ada orang atau anak-anak yang bermasalah langsung dimasukin ke militer, saya kira Itu harus dikaji lebih lanjut,” ucapnya.

Ace berpandangan bahwa pendidikan terhadap anak harus sesuai dengan proses perkembangan pertumbuhan anak.

Ia mengatakan proses pendidikan haruslah mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari aspek emosional, aspek Intelektual, hingga aspek spiritual.

Ace menyebut dalam pertumbuhannya, seorang anak pasti dipengaruhi lingkungan sekitarnya.

“Karena itu penanganan terhadap anak tentu harus dilihat dalam perspektif yang komprehensif, tidak hanya ditekankan kepada aspek. Misalnya fisik saja, tetapi yang harus dilihat adalah juga penanganan dari hulu sampai hilir,” ujar dia. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper