Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Stok Beras Tembus 3,18 Juta Ton

by Mata Banua
27 April 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\April 2025\28 April 2025\7\7\beras.jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan stok cadangan be­ras pemerintah (CBP) secara nasional saat ini mencapai 3,18 juta ton atau tertinggi dalam 23 tahun terakhir di Indonesia.

“Capaian kita saat ini, khu­sus­nya stok, itu 3.180.000 ton per hari ini. Itu tertinggi slama 23 tahun, bahkan bisa jadi itu se­lama (Indonesia) merdeka,” ka­ta Mentan ditemui di sela Rapat Ko­ordinasi Nasional bersama 37 ribu Penyuluh Pertanian secara da­ring dan luring di Jakarta, Sab­tu.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Amran mengatakan, angka stok beras yang saat ini berada di gudang Perum Bulog tersebut itu berkat kerja keras bersama seluruh pemangku kepentingan per­tanian nasional. Oleh karena itu, Amran mengucapkan terima ka­sih kepada seluruh pihak mulai da­ri kepala dinas, penyuluh per­ta­nian lapangan (PPL), jajaran TNI-Polri, hingga BUMN se­per­ti Bulog dan Pupuk Indonesia atas dukungan mewujudkan ca­pai­an tersebu.

Selain stok, Mentan juga me­ma­parkan bahwa produksi beras na­sional melonjak 50-62 persen pa­da periode Januari hingga Ap­ril tahun ini, berdasarkan data res­mi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Lonjakan produksi beras itu di­sebut tidak terlepas dari arahan besar Presiden Republik In­do­ne­sia Prabowo Subianto yang me­ng­­eluarkan Inpres dan Perpres un­tuk mempercepat peningkatan pro­duksi pertanian nasional.

Presiden memperbesar alo­ka­si pupuk, menyederhanakan re­gu­lasi, serta mempercepat dis­tr­i­bu­si sarana produksi, sehingga ber­dampak signifikan terhadap ha­sil panen dan memperkuat ke­ta­hanan pangan nasional.

“Ini berkat kerja keras kita atas perintah gagasan besar oleh Bapak Presiden Republik In­do­ne­sia. Beliau luar biasa, me­ner­bit­kan Inpres dengan Perpres di sa­at kepemipinan 100 hari. Ini mem­permudah petani kita untuk m­engakses sarana produksi, khususnya pupuk,” ucap Men­tan.

Ia juga mengapresiasi peran da­ri penyuluh pertanian lapangan dan kepala dinas serta pihak ter­ka­it lainnya di seluruh Indonesia ya­ng begitu kompak dan solid se­hingga produksi beras me­ni­ng­kat signifikan.

“Di saat ini kita surplus (beras), di saat negara sahabat, ne­gara tetangga Malaysia, Fi­lipina dan Jepang kesulitan pa­ng­an. Itu kebanggaan kita,” kata Men­tan. rep/mb06

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper