Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Warung Nasi Padang Pusing, Harga Kelapa Rp25 Ribu

by Mata Banua
15 April 2025
in Ekonomi & Bisnis
0

D:\2025\April 2025\16 April 2025\7\hal Ekonomi (16 April )\hal 7 - 2 klm (bawah).jpg

 

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

JAKARTA – Pedagang warung padang pusing. Pasalnya, harga kelapa parut melesat dari yang biasanya Rp10 ribu menjadi Rp20 ribuan, dan bahkan ada yang Rp25 ribu per butir.

Ani (38), pedagang warung nasi padang serba Rp12 ribuan yang berjualan di kawasan Depok, Jawa Barat mengaku harus menghapus menu rendang dari menu jualannya.

“Di saya udah semingguan kemarin (sejak buka abis lebaran) gak jual rendang dulu. Soalnya saya beli kelapa biasanya Rp7.000an, sekarang Rp20 ribuan, wah gak kuat,” ujarnya.

Menurut Ani, pelanggannya tidak masalah meski tak ada menu rendang. Sebab, banyak yang tak mau harganya dinaikkan dan lebih beralih ke menu lain.

Untuk menu menggunakan santan lainnya, seperti ayam sayur (gulai), ia mengaku masih menjual dengan harga normal. Namun, memang karena harga cabai juga mahal, maka dikurangi pemakaiannya baik untuk tingkat pedas maupun kekentalan masakan.

“Kalau ayam gulai masih (harga normal) karena santannya gak sebanyak untuk rendang, cuma memang nggak sekental biasanya, kalau biasanya bikin kuah pake 3 kelapa saya kurangi jadi 2 buah,” jelasnya.

Kendati, untuk pelanggan yang membeli untuk dibungkus, Ani memang menaikkan harganya. “Tapi jadinya, kalau ada yang bungkus dan minta kuah dipisah kita kasih tau harganya nambah Rp3.000 dan kalau pakai sayur jadi nambah Rp5.000. Kalau campur di nasi ya tetap harganya. Menu lain juga normal,” terangnya.

Sementara, Uda Yulis (42) panggilannya, seorang pedagang nasi padang lainnya di daerah yang sama memilih untuk menaikkan harga Rp3.000 per potong. Dan hal tersebut dimaklumi oleh pelanggannya. “Yang naik rendang aja, biasanya Rp20 ribu jadi Rp23 ribu per potongnya kami jual. Sama nasi jadinya Rp28 ribu sekarang,” kata dia.

Meski harga dinaikkan, ia mengaku masih belum dalam kondisi normal. Sebab, kenaikan kelapa lebih besar an ia terpaksa harus mengurangi keuntungan. “Ini jadinya kami untungnya berkurang juga, soalnya kelapanya masih Rp20 ribuan dari biasanya Rp10 ribuan, tapi mau naikin lebih mahal lagi takut pada kabur pelanggan. Kalau gulai tetap seperti biasa, ayam sayur + nasi masih Rp22 ribu,” katanya.

Harga kelapa melesat belakangan ini. pedagang pasar pun menyebut harga kelapa parut melonjak dari yang biasanya hanya sekitar Rp10 ribu menjadi hingga Rp25 ribu per butir.

Salah satu pedagang di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, mengatakan harga kelapa parut melonjak imbas perebutan pasokan. Pedagang yang tak ingin disebutkan namanya tersebut mengklaim banyak kelapa yang dikirim ke China.

“Dari sebelum puasa udah naik karena rebutan pasokan di petaninya karena dikirim ke luar, ke China,” katanya.

Jika sebelumnya ia menjual kelapa hanya Rp15 ribu per butir, sekarang harganya Rp25 ribu per butir ukuran besar. Sementara untuk ukuran kecil dibanderol Rp20 ribu butir, dari sebelumnya hanya Rp12 ribu per butir.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan lonjakan harga terjadi karena pasokan kelapa bulat di dalam negeri terbatas akibat tingginya permintaan ekspor. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper