
JAKARTA – Tren membeli emas meningkat tajam. Para pembeli rela berkeliling butik Antam untuk mendapatkan logam muia, bahkan rela antre sejak subuh.
Logam mulia atau emas tengah menjadi primadona bagi masyarakat untuk berinvestasi. Tingginya minat masyarakat membeli emas tercermin dari antrean panjang di berbagai butik Antam.
Berdasarkan pantauan di Pusat Perbelanjaan Setiabudi One, 30 menit sebelum galeri ditutup, yakni 14.30 WIB, antrean masih panjang. Para konsumen masih setia menunggu giliran dipanggil.
Wananda (28), seorang pembeli mengaku sudah antre sejak jam 9 pagi, tetapi hingga siang belum juga dipanggil.
“Tadi saya datang jam 9 belum dipanggil sampai jam segini (14.15 WIB), antrean 137,” katanya saat berbincang.
Ia menuturkan baru pertama kali ke Galeri Antam Setiabudi One karena info dari teman. Sebab, tempatnya biasa membeli di Pulo Gadung dan Juanda, Jakarta, sudah habis stok yang ingin dibeli.
Karena itu, ia rela berkeliling mencari butik Antam lainnya demi endapatkan logam mulia.
“Tapi tadi di sana habis. Saya mau beli 5 gram sama 10 gram, eh tahunya di sini antri, jam 11 tadi diinfokan kalau stok 5 gram dan 10 gram habis, tinggal yang 0,5 gram, nanggung banget,” jelasnya.
Oleh sebab itu, ia memutuskan untuk kembali lagi hari berikutnya dan akan datang lebih pagi lagi, bahkan dari subuh, sesuai dengn informasi yang diterima dari satpam yang berjaga.
“Tadi info dari satpam sudah banyak yang antre dari subuh, jam setengah 4. Mungkin saya besok coba pagian,” kata dia.
Di sisi lain, Wananda mengungkap memang rutin berinvestasi emas. Ia membantah ikutan tren atau FOMO seperti kebanyakan orang. “Saya sudah lama meabung emas karena progresnya ke depan bagus. Antam naik kalau jangka waktu lama. Besok saya antre lagi kayaknya ini,” terangnya.
Senada, Nani (36) yang juga tengah menunggu antrean mengaku sudah lama berinvestasi emas. Namun, memang tak rutin per bulan, tapi ketika ada uang berlebih pasti dibelikan emas dibandingkan perhiasan.
“Jarang, pas ada rejeki aja (beli emas). Dulu biasanya nggak antri, sekarang aja. Mau beli 10 gram. Kalau perhiasan harga jual turun, logam mulia saing tabungan untuk masa depan,” katanya.
Sementara itu, Butik Emas Logan Mulia Antam Pulogadung melakukan pembatasan pembelian Logam Mulia untuk 200 orang per hari dengan maksimal tiga keping setelah mengalami lonjakan pembeli dan kenaikan harga.
Mengutip informasi pada laman Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam paling murah berukuran 0,5 gram dipatok senilai Rp998.000, atau masih sama dengan harga hari sebelumnya. Harga emas Antam untuk bobot 1 gram mencapai harga Rp1.896.000, atau sama dengan harga sebelumnya. Sementara itu, emas Antam berobot 5 gram dijual Rp9.255.000. Kemudian, emas ukuran 10 gram dijual pada harga Rp18.455.000. cnn/mb06

