Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Masih Ada Gabah Petani Dibeli di Bawah HPP

by Mata Banua
9 April 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\April 2025\10 April 2025\7\hal Ekonomi (10         April )\hal 7 - 2 klm (bawah).jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) merespons isu masih ada gabah petani dibeli di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). Beredar pemberitaan petani di Desa Sumberjo, Jombang, Jawa Timur melepas gabah kering panen (GKP) ke tengkulak Rp 5.000 per kilogram (kg).

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto sudah menginstruksikan semua pihak wajib membeli GKP petani seharga Rp 6.500 per kg. Ini berlaku untuk semua kualitas. Ketentuan tersebut diperkuat lewat aturan terbaru yang dikeluarkan Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA).

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Sehingga apa yang terjadi di Jombang keluar dari aturan semestinya. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch. Arief Cahyono mengatakan pihaknya akan menginformasikan kabar tersebut ke Perum Bulog setempat.

“Agar konsisten turun menyerap gabah petani. Tadi pagi kami dapat laporan petani wilayah tersebut sudah tertangani,” ujar Arief dalam pesan singkat kepada segenap wartawan di Jakarta

Dia kembali menegaskan komitmen pemerintah. Ini perihal GKP yang dihargai Rp 6.500 per kg. Bulog dan swasta diwajibkan melakukan penyerapan sesuai ketentuan itu.

“Saya kira sudah clear dan Bulog bekerja sangat baik. Bila ada temuan atau laporan gabah di bawah HPP, segera hubungi Bulog setempat saja,” kata Arief.

Pemerintah, jelas dia, akan membeli GKP sesuai harga yang ditetapkan. Saat panen raya, Presiden Prabowo juga menyinggung hal itu. Muaranya demi kesejahteraan petani.

Sebelumnya, dalam rilis Kementan, para petani di berbagai sentra produksi padi nasional dikabarkan bersyukur atas kebijakan pemerintah yang menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp 6.500 per kilogram. Kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani secara signifikan, sekaligus endorong produktivitas pertanian.

Joko (47), Ketua Gapoktan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menyampaikan bahwa kebijakan Presiden Prabowo telah berdampak langsung pada hasil dan kesejahteraan petani. Menurutnya, produksi padi di daerahnya mampu meningkat hingga tujuh kali panen dalam dua tahun terakhir.

“Kami para petani di Ngawi bahagia dengan kebijakan Bapak Presiden. Harga gabah naik menjadi Rp 6.500 per kilogram, dan pupuk pun kami terima dengan sangat mudah,” ujar Joko.

Selain itu, Joko juga mengapresiasi langkah cepat Perum Bulog yang turun langsung ke lapangan untuk menyerap hasil panen petani. “Alhamdulillah, Bulog bergerak cepat. Pupuk mudah didapat. Harapan kami, sistem penyalurannya bisa terus disederhanakan agar tengkulak tidak lagi bermain di sektor pertanian,” imbuhnya.

Senada dengan Joko, Ketua Gapoktan Sumber Makmur di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, juga mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas perhatian serius terhadap petani.

“Alhamdulillah, pengolahan lahan pertanian kini semakin baik. Ppuk lancar, harga gabah stabil, dan irigasi berfungsi dengan baik. Ini semua berkat kepemimpinan Presiden Prabowo,” katanya. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper