
TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tabalong HM Noor Rifani dan Habib Muhammad Taufani Alkaf meluncurkan tujuh program prioritas, salah satunya Kredit Permodalan untuk UMKM dan Petani dengan bunga 0 persen tanpa biaya administrasi. Program ini selanjutnya disebut Kredit Tabalong SMaRT.
Program ini bertujuan memastikan dukungan kredit permodalan bagi UMKM dan petani agar lebih berkembang dan lebih produktif, serta mengurangi jeratan rentenir.
Melalui program tersebut, H Fani memproyeksikan adanya bentuk bantuan modal dan dukungan pengembangan usaha ekonomi masyarakat dari pemerintah daerah.
“Kami mengharapkan UMKM semakin bisa berkembang. Bukan saja menyejahterakan pelaku usahanya, namun juga mampu membuka lapangan pekerjaan,” katanya.
Menurutnya, secara teknis ada pemetaan peluang, pendataan pelaku usaha kecil dan petani, pembinaan terpadu oleh pihak berkompeten, hingga pengawasan oleh pihak pemerintah.
Selain pembinaan dan bantuan terhadap pelaku usaha-petani, juga dilakukan revitalisasi atau pembenahan infrastruktur pendukung, seperti pasar, pertokoan, dan pusat perbelanjaan lainnya, termasuk dukungan sarana jual beli online untuk mendorong semakin baiknya ekonomi masyarakat.
Haji Fani menyatakan, Pemerintah Kabupaten Tabalong harus bisa lebih maksimal membantu perekonomian masyarakat agar dapat berjalan optimal sebagaimana harapan.
“Bukan hanya melengkapi sarana prasarana pendukung infrastruktur pasar, tapi juga mengelola agar aktivitas pasar (ekonomi) masyarakat selalu ramai dan berjalan seauai tuntutan zaman,” ujarnya.
Peluncuran Kredit Tabalong Smart untuk UMKM dan petani dengan skema bunga nol persen tanpa biaya administrasi tahap awal menyasar 500 UMKM dan petani, dengan plafon kredit sebesar Rp 3 juta per orang.
Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tabalong Husin Ansari menambahkan, masing-masing penerima manfaat akan memperoleh plafon kredit sebesar Rp 3 juta dan ke depannya di upayakan meningkat hingga Rp 10 juta.
Husin menjelaskan, mekanisme penyaluran Kredit Tabalong SMaRT akan dilakukan melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tabalong, yang memiliki kantor pusat di Tanjung serta kantor cabang di Kecamatan Kelua, Haruai, dan Muara Uya.
Karenanya, bagi UMKM dan petani di Kabupaten Tabalong yang ingin memanfaatkan program ini dipersilakan mendaftar ke kantor BPR terdekat dan selanjutnya pihak BPR akan melakukan verifikasi melalui aplikasi OJK.
“Sambil kami menyosialisasikan ke masyarakat tentang program Bupati dan Wakil Bupati Tabalong ini, silakan masyarakat yang memerlukan dan ingin mengajukan permohonan, datang mendaftar ke BPR terdekat,” ucapnya.
Tim di BPR, lanjut Husin, sudah siap untuk menjalankan program Kredit Tabalong SMaRT dan diharapkan melalui program ini permodalan UMKM dan petani dapat meningkat, sehingga usaha dapat berjalan lancar dan turut menggerakkan roda perekonomian. rls

