Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Indonesia Surplus Telur 10 Persen

by Mata Banua
25 Maret 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Maret 2025\26 Maret 2025\7\7\hal 7 - 2 klm (Bawah).jpg
(foto:mb/ant)

 

JAKARTA – Kepala Badan Pa­ng­an Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan mes­ki­pun produksi telur nasional me­ngalami surplus sekitar 10 per­sen, keputusan untuk meng­ek­spor komoditas ini tidak bisa diam­bil secara gegabah.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Menurutnya, prioritas utama ada­lah memastikan kebutuhan da­lam negeri terpenuhi dan me­mi­liki cadangan yang cukup se­be­lum mempertimbangkan ek­spor.

Arief menjelaskan stok telur ha­rus dikelola dengan teknologi ya­ng tepat karena sifatnya yang sen­sitif.

“Gini, kalau sufficient ke­mu­dian kebutuhan semua su­dah, di stok sebagai cadangan, ha­rus ada teknologinya karena telur itu kan sensitif. Kalau mau ek­spor ya harus dikalkulai. Tapi ka­lau itu harus terjadi, bagus,” ujar­nya ditemui di Kompleks Par­lemen, Jakarta Pusat.

Menanggapi pertanyaan ter­kait potensi ekspor telur ke Ame­rika Serikat (AS), Arief eng­gan berkomentar lebih jauh dan mengarahkan pertanyaan ter­se­but kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Namun, ia menekankan prin­sip utama dalam tata kelola pa­ng­an adalah memanfaatkan pro­duksi dalam negeri terlebih da­hulu. Jika ada kelebihan se­te­lah cadangan terpenuhi, barulah ek­spor bisa menjadi opsi.

“Pokoknya intinya produksi da­lam negeri, kita gunakan dalam ne­geri. Lebih itu kita pakai buat ca­dangan. Kalau lebih lagi ek­spor, apapun produknya, eng­gak cuma telur,” tutur Arief.

“Jadi kalau misalnya jagung, ja­g­ung produksinya total 16 juta (ton), keperluannya misalnya 18 ju­ta (ton), 2 jutanya bisa di­ca­da­ng­kan. Kalau enggak bisa di­ca­dangkan berarti sudah ekspor. Ka­lau enggak nanti harga petani ja­tuh, gitu kan ya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia meng­ung­kapkan surplus telur saat ini di­per­kirakan mencapai 10 persen. Na­mun, ia mengingatkan bahwa prog­ram makan bergizi gratis (MBG) yang akan segera ber­ja­lan dapat menyerap pasokan te­lur dalam jumlah besar.

Program besutan Presiden Prabowo Subianto ini di­ren­ca­na­kan menjangkau 5.000 dapur, de­ngan setiap dapur Satuan Pe­la­yanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melayni sekitar 3.000 pe­ne­rima manfaat. Jika program ini berkembang hingga mencapai 82,9 juta penerima, maka stok te­lur yang tersedia akan terserap habis.

“Jangan lupa ya, ini kan ada ma­kan bergizi gratis. Itu kan nan­ti akan 5.000 outlet. Satu SPPG itu kan cover 3.000, ber­arti kan 15 juta. Nanti kalau sam­pai 82 juta penerima, 82,9 juta, itu kan berarti habis semua ter­serap tuh. Jadi harus hati-hati da­lam memutuskan ekspor, po­kok­nya penuhin dalam ne­ge­ri­nya dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah membuka peluang ekspor te­lur ayam ke AS seiring dengan permintaan dari negara tersebut akibat keterbatasan pasokan do­mestik.

Mantan Amran me­ng­ung­kap­kan Indonesia saat ini me­ng­alami surplus produksi pa­ngan, termasuk ayam dan telur, s­e­hingga kemungkinan ekspor da­pat dilakukan.

“Iya, mudah-mudahan (bisa ek­spor). Kita memang sekarang pangan kita umumnya surplus ek­spor, ayam kita surplus, telur ju­ga surplus. Mudah-mudahan,” ujar Amran. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper