
BANJARBARU – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman bersama isteri dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin membuka pasar mudah Ramadhan 1446 hijriyah di halaman Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel di Banjarbaru, Kamis (20/3).
Setelah dibuka secara resmi, pasar murah Ramadhan yang menjual pangan dan sandang untuk kebutuhan pokok masyarakat tersebut langsung diserbu masyarakat yang sudah menunggu sehingga dalam waktu singkat barang-barang terjual habis.
Pasar murah Ramadhan tersebut terselenggara atas kerja sama Tim Penggerak PKK, TNI/Polri, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.
Pasar murah Ramadhan tersebut dirangkai dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43 tingkat Provinsi Kalsel tahun 2025 dalam rangka membantu masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 hijriyah.
Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman mengatakan kegiatan pasar murah ini dalam rangka menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat sehingga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran Idul Fitri.
“Saya berharap kegiatan pasar murah Ramadhan yang barang-barangnya disubsidi pemerintah ini tepat sasaran, artinya bisa terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran,” katanya.
Selain itu, sebut Wagub, pasar murah ini merupakan bagian dari kebersamaan dan kepedulian pemerintah untuk menyediakan barang kebutuhan pokok masyarakat yang terjangkau.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin menyatakan adanya pasar murah ini merupakan wujud aksi sosial dan kepedulian PKK terhadap masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Fathul Jannah menyampaikan ucapan terima kasih pada semua pihak yang turut berpartisipasi dan mendukung kegiatan pasar murah Ramadhan kali ini.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Hj Suparmi melaporkan bahwa pasar murah Ramadhan ini menjual barang kebutuhan pokok yang telah disubsidi pemerintah sehingga harganya lebih murah dari pada di pasar.
Barang kebutuhan pokok yang dijual, sebut Suparmi, antara lain 1.000 paket, 6.000 liter minyak goreng, 200 kg daging sapi, disamping itu ada 300 paket untuk petugas kebersihan dan dhuafa di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Pasar murah ini, katanya, sebagai bukti pemerintah dan mitra pemerintah seperti Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalsel hadir berbagi untuk masyarakat. ani

