
BAZAR RAMADHAN – Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun dan Ketua Bhayangkari Kota Banjarmasin Yanti Cuncun Kurniadi usai menbuka bazar ramadan gasan personelnya, mengunjungi stand yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari, di halaman mako Polresta Banjarmasin, Kamis.(Foto: mb/ist)
BANJARMASIN – Guna membantu kebutuhan pokok di rumah tangga bagi keluarga besar di jajaranya, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi bersama Ketua Bhayangkari Kota Banjarmasin Yanti Cuncun Kurniadi menyelenggarakan dan sekaligus membuka bazar ramadan gasan personelnya, Kamis.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Cuncun Kurniadi, mengatakan Bazar Ramadan ini diadakan khusus membantu kebutuhan pokok rumah tangga keluarga besar Polri Polresta Banjarmasin.
“Saya berniat di bulan penuh berkah ini ingin bantu keluarga besar polri polresta Banjarmasin, supaya anggota bisa berbelanja harga sembako yang lebih murah dari di pasaran,” ucapnya.
Dikatakan Kombes Pol Cuncun Kurniadi besar harapan agar seluruh keluarg besar Polresta Banjarmasin merasakan indahnya berkah di bulan puasa.
“Setidak bisa menghadirkan solusi untuk kebutuhan pokok rumah tangga bagi keluarga besar Polresta Banjarmasin, semoga membawa keberkahan bagi semua,” katanya.
Menurutnya bazar ramadan terselenggara koloborasi polri Polresta Banjarmasin bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Alhamdulillah ada 40 stan, jadi ratusan personel Polresta Banjarmasin begitu antusias berbelanja, tersedia beragam kebutuhan pokok. Semoga personil terbantukan adanya bazar ini,” kata dia.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, S.STP. M.S mengatakan, ini adalah kaloborasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin dan Polresta Banjarmasin.
“Tadi kita siapkan 11 tenda 40 IKM dan distributor dengan bermacam komoditas yang dijual. Mulai dari sayuran, olahan tangan, beras dan sebagainya,” kata Tezar.
Untuk beras SPHP di siapkan sebanyak satu ton, juga berkolaborasi dengan bulog ada sekitar, untuk harga Rp. 59 ribu perlima liter beras per sak.
Menurutnya itu cukup murah dibandingkan dengan harga yang ada di pasaran, beda harga sekitar Rp. 4.000, telor seharga Rp. 54 ribu, minyak goreng seharga Rp. 16 ribu.
Semuanya untuk melakukan inplasi daerah, “Kita haraus berkolaborasi dengan berbagai unsur, salah satunya dari unsur xcl antara pemerintah dengan pemerintah.
Minat UMKM yang ikut juga cukup banyak dibandingkan sebelum-sebelumnya. sam/mb06

