Mata Banua Online
Kamis, Mei 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Anggota DPRD Soroti Kesulitan Warga Dapatkan Gas Elpiji

by Mata Banua
3 Maret 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Maret 2025\4 Maret 2025\5\hal 5\Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia saat menggelar reses.jpg
ANGGOTA DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia saat menggelar reses dengan masyarakat di Kelurahan Teluk Kelayan di Banjarmasin Barat pada 28 Februari 2025.(foto:mb/ant)

BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia menyoroti keluhan masyarakat terkait gas elpiji, khususnya yang tiga kilogram di bulan Ramadhan 1446 H atau 2025 M.

“Masyarakat banyak yang mengeluh sulitnya mendapatkan gas elpiji tiga kilogram ini, jika ada cukup mahal di eceran,” ujarnya di Banjarmasin, Senin (3/3).

Berita Lainnya

TP PKK Banjarmasin Ajak Kader Terapkan Gerakan Minim Plastik

TP PKK Banjarmasin Ajak Kader Terapkan Gerakan Minim Plastik

12 Mei 2026
Walikota Bagikan Ratusan Peralatan Sekolah Gratis

Walikota Bagikan Ratusan Peralatan Sekolah Gratis

12 Mei 2026

Dia mengatakan, permasalahan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini disampaikan masyarakat kepadanya selama turun kegiatan reses pada 27-28 Februari 2025 di beberapa kelurahan di Banjarmasin Barat.

“Hampir rata-rata masyarakat saat saya reses atau menyerap aspirasi langsung ke masyarakat menyampaikan keluhan terkait gas elpiji tiga kilogram yang sulit didapatkan, juga mahal di eceran,” ujar Hilyah.

Karenanya, kata dia, permasalahan ini akan di bawanya untuk dirapatkan di dewan, dengan mengundang Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin.

“Akan kita bawa permasalahan ini ke komisi II, kita panggil nantinya Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin untuk mencari solusi terkait permasalahan gas elpiji tiga kilogram ini,” ujarnya.

Dia pun meminta pihak berwajib demikian juga Satpol PP untuk melakukan pengawasan ketat di lapangan terkait distribusi gas elpiji tiga kilogram ini ke masyarakat kecil, hingga tidak ada oknum yang bermain.

“Jangan sampai permasalahan ini mengganggu ibadah puasa masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hilyah, permasalahan gas elpiji tiga kilogram sulit didapatkan masyarakat menjadi hal yang berlarut-larut, padahal menurut pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Artinya ini ada yang bermain, harus ditindak,” ujarnya.

Selain gas elpiji tiga kilogram, kata Hilyah, masyarakat juga banyak menyampaikan aspirasi saat reses tersebut, di antaranya terkait pembangunan jalan, bantuan sosial hingga masalah sampah yang lagi viral di daerah ini.

“Ini karena buntut Tempat Pengelolaan Akhir Sampah (TPAS) Basirih ditutup Kementerian Lingkungan Hidup, hingga jadi darurat sampah di daerah kita, kita harap Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin yang baru ini bisa mencari solusinya,” pungkasnya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper