Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 2024/2025

by Mata Banua
26 Februari 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Februari 2025\27 Februari 2025\9\Olahraga Kamis\psm.jpg
PSIM Yogyakarta menjadi juara Liga 2 usai menang atas Bhayangkara FC melalui extra time dalam final Liga 2 yang sempat terhenti selama satu jam, Rabu (26/2).(foto:mb/ant)

Jakarta – PSIM Yogyakarta menjadi juara Liga 2 2024/2025 usai menang 2-1 atas Bhayangkara FC melalui babak extra time dalam final Liga 2 yang sempat terhenti selama satu jam lebih karena hujan di Stadion Manahan, Solo, Rabu (26/2).

Bhayangkara FC tampil lebih menekan di menit awal. Sedangkan PSIM mengandalkan serangan balik cepat untuk menyusun serangan.

Berita Lainnya

Flick Ingin Perpanjang Kontrak di Barcelona

Flick Ingin Perpanjang Kontrak di Barcelona

22 April 2026
Real Madrid Menang 2-1 Atas Alaves

Real Madrid Menang 2-1 Atas Alaves

22 April 2026

Pola ini pula yang membuat PSIM unggul cepat. Berawal dari pelanggaran di depan kotak penalti, tendangan bebas langsung dari Rafael Rodrigues atau Rafinha berhasil berbuah gol di menit kesembilan.

Selepas kebobolan, Bhayangkara menaikkan tempo permainan. Frengky Missa yang tampil sebagai sayap kanan beberapa kali berupaya memberi gedoran dengan tusukan ke tengah.

Eks pemain Persija Jakarta itu juga membombardir lawan dengan tendangan keras dari jarak jauh. Namun usaha tersebut mampu dibendung oleh kiper PSIM, Harlan Suardi.

Dari kubu PSIM, Rafinha jadi sosok yang paling merepotkan lawan. Kemampuan penempatan posisi yang baik membuat pemain asal Brasil itu mendapatkan banyak kesempatan emas. Namun penyelesaian yang kurang baik membuat gol tak kembali tercipta dari kakinya.

Jual beli serangan di antara kedua kubu tak berbuah gol tambahan. Babak pertama tuntas dengan keunggulan 1-0 untuk PSIM.

Jeda turun minum sempat berlangsung lama karena hujan deras menyebabkan genangan air di lapangan. Pertandingan ditunda lebih dari satu jam akibat hal ini.

Aliran bola di babak kedua cukup tersendat akibat sisa genangan air di lapangan. Ini turut membuat tempo permainan melambat dan kedua kubu mengandalkan umpan-umpan panjang.

Peluang emas dari PSIM baru terjadi di menit ke-60 ketika Rafinha memberi umpan terobos ke Rocken Tampubolon tapi tendangannya masih terlalu lemah hingga mampu dibendung kiper lawan.

Bhayangkara FC berhasil memecah kebuntuan di menit ke-71. Gol Felipe Ryan membuat The Guardian mendapat dorongan motivasi untuk membalikkan keadaan.

Sayangnya, tak ada tambahan gol hingga 90 menit waktu normal. Skor 1-1 memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Saat extratime babak pertama baru berlangsung enam menit pemain PSIM Roken Tampubolon berhasil merobek gawang Bhayangkara FC lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti yang sempat berubah arah mengenai bek lawan.

Hingga pertandingan berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. PSIM menang 2-1 atas Bhayangkara FC. PSIM keluar sebagai juara Liga 2 2024/2025.

Sementara itu PSIM, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara sudah memastikan diri promosi ke Liga 1 2025/2026.web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper