
BANJARMASIN – Para penambak ikan di Desa Karang Sari Indah, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru kesulitan untuk meminjam alat keruk atau eksavator karena lahan yang akan di buat tambak masuk di cagar alam.
Pasalnya, hingga kini pemerintah daerah dalam hal ini dinas perikanan dan kelautan belum memberikan bantuan peminjaman alat keruk atau eksavator untuk pembuatan tambak ikan di daerah tersebut.
Hal ini pun menjadi perhatian anggota Komisi II DPRD Kalsel H Firmansyah SP yang sebelumnya turun ke Desa Karang Sari Indah menemui warga setempat yang rata-rata berpenghasilan sebagai penambak ikan.
“Mereka meminta pertolongan kepada dinas perikanan dan kelautan untuk bisa mempermudah meminjam alat tersebut, sehingga tambak meraka bisa lebih mudah dikerjakan. Karena selama ini mereka selalu di tuntut dengan hasil panen ikan yang baik, tapi tidak di fasilitasi dengan baik,” ujarnya di Gedung DPRD Kalsel, Rabu (19/2) siang.
Ia pun berharap ke depan para penambak ikan bisa di pinjamkan alat tersebut agar mereka bisa meningkatkan hasil tambak ikannya.
Sebagai wakil rakyat, lanjut politisi muda Partai Gerindra ini, tentu saja hal-hal tersebut menjadi perhatiannya untuk dapat membantu masyarakat, khususnya para penambak ikan di daerah pemilihan Kabupaten Kotabaru.
“Saya akan terus memperjuangkan dan membantu masyarakat khususnya para penambak ikan tersebut,” tegasnya. rds

