
BANJARMASIN – Sejumlah warga yang tinggal di Murung Selong Sungai Lulut Banjarmasin Timur, mempertanyakan lanjutan pembanguan titian Murung Selong. Hal ini lantaran, Pemko Banjarmasin sempat merencanakan pada 2024 lalu melanjutkan pembangunan titian tersebut hingga tuntas. Namun hingga memasuki tahun 2025, titian yang tersisa sekitar 500 meter itu kondisinya masih tambal sulam.
Wakil Ketua RT 13, Asmani mengungkapkan, sebelumnya pemko pernah menjanjikan perbaikan lanjutan titian Murung Selong pada di tahun 2022 lalu.
“Tapi sampai sekarang tidak ada perbaikan dan kami bertanya-tanya bagaimana kelanjutannya,” ungkap Asmani.
Menurutnya, warga sudah berharap-harap perbaikan titian yang menjadi akses utama dan satu-satunya yang digunakan warga sehari-hari. Ini, lantaran banyaknya kerusakan pada titian yang dibangun hanya dari kayu ulin dan papan seadanya itu.
Sejauh ini, warga setempat juga sudah berupaya untuk memelihara titian meskipun dana perbaikan bersumber dari swadaya dan sumbangan seikhlasnya.
“Setiap bulan atau setengah bulan pasti kami minta sumbangan untuk perbaikan. Ya kalau perbaikan swadaya ini ya ala kadarnya saja untuk menutupi lubang-lubang yang ada,” katanya.
Tak hanya itu, warga juga beberapa kali mengusulkan ke pemko baik melalui Musrenbang maupun aspirasi masyarakat kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin.
“Terus kami pertanyakan. Jawabannya nanti tidak ada kepastian, janjinya dilanjutkan begitu,” ujarnya.
Senada warga setempat, Rasidah mengatakan meski beberapa kali petugas sudah mengecek dan melakukan pengukuran. Namun hingga saat ini perbaikan tak kunjung dilakukan.
“Akhir tahun kemarin terakhir ada yang ngecek lagi. Tapi sampai tahun 2025 tidak ada perbaikan,” tutur Rasidah.
Ia pun merasa seperti diberi harapan palsu atau janji semata oleh Pemko Banjarmasin.
“Jujur merasa iri dengan bagian titian yang sudah diperbaiki. Sedangkan di daerah kami tidak,” tuturnya.
Meski merasa kecewa, dirinya tetap berharap perbaikan bisa segeranya dilakukan. Mengingat sudah banyak korban yang jatuh saat melintasi titian tersebut.
“Kalau ditanya korbannya. Banyak tidak berkesudahan apalagi saat malam. Makanya harapannya kami segera dilanjutkan, jangan di depan saja diperbaiki,” harapnya. via

