
ALALAK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Mustohir Arifin mengajak semua pihak termasuk aparat bisa menekan seminim mungkin peredaraan narkotika di banua ini.
Pasalnya H Mustohir Arifin atau biasa disapa H Imus yangmerupakan politisi Partai Nasdem ini prihatin terhadap peredaran narkoba atau narkotika di Kota Banjarmasin dan sekitarnya yang masih tinggi.
Hal tersebut disampaikannya pada pemaparannya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 8 tahun 2023 tentang pencegahan, pemberantasan,penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkotika kepada masyarakat.
“ Peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kalsel sejauh ini masih sangat tinggi, maka dari itu kita sudah berdiskusi dengan pimpinan dan aparatur agar kita bisa menekan seminim mungkin peredaran narkotika di Kalsel,” ujar H Imus usai melaksanakan Sosperda di Café Selayang Pandang di Jalan Trans Kalimantan Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), Selasa (21/1) sore.
Sebenarnya DPRD Provinsi Kalsel juga sudah mempelajari dan mendalami perda narkotika dan berharap peredaran narkotika di banua ini terus ditekan.” Kami juga sangat berharap kepada masyarakat baik itu guru, mahasiswa dan orang tua bisa mengedukasi kepada pemakai-pemakai narkoba di Kalsel,”jelasnya.
H Imus yang juga menjabat Ketua Partai Nasdem Kota Banjarmasin ini sudah menanyakan tempat rehab di Rumah Sakit Jiwa (RSJ)Sambang Lihum , cuma kalau melihat kondisi seperti itu tidak seperti tempat rebah.
“ Kita kita berharap di Kalsel ada punya rumah khusus rehab pecandu narkotika,” harapnya.
Untuk itu, semua pihak yang terkait baik itu pemerintah, kepolisian dan masyarakat yang menemukan atau mengetahui adanya peredaran narkotika di sekitar lingkungan tempat tinggalnya masing-masing untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat atau pihak terkaitlainnya.rds

