Mata Banua Online
Rabu, Januari 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Taufik Menginginkan Kawasan Industri Secepatnya Dibuka

by Mata Banua
15 Januari 2025
in DPRD Kalsel
0

 

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel H Taufik Rahman SH

BANJARMASIN- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Taufik Rahman SH menginginkan kawasan industri segera dibuka bagi daerah Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Berita Lainnya

Desy Ajak BPBD dan PUPR Cari Solusi Banjir

Desy Ajak BPBD dan PUPR Cari Solusi Banjir

21 Januari 2026
Rais Ruhayat Perkuat Kedekatan dengan Warga Banjarmasin

Rais Ruhayat Perkuat Kedekatan dengan Warga Banjarmasin

21 Januari 2026

Karena tidak ada penghasilan tambang hanya menghasilkan dari petani, sehingga secepatnya harus dibuka kawasan industri yang ada di Kabupaten Batola agar masyarakat setempat mendapatkan lapangan kerja bagi mereka.

“ Saya berharap kawasan industri segera di buka untuk masyarakat Kabupaten Batola, sehingga lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat terbuka lebar,” ujar Taufik Rahman yang merupakan politisi PKS asal daerah pemilihan Kabupaten Batola di gedung DPRD Kalsel di Banjarmasin, Rabu (15/1) siang.

Sebab, ujar Taufik lamanya dibuka kawasan industri tersebut karena walaupun ada perdanya, tinggal ke provinsi dilanjutkan ke pemerintah pusat. Hal ini juga menjadi permintaan oleh masyarakat setempat.

Hal tersebut sehubungan dengan adanya penyusunan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batola , maka dilakukan pengembangan kawasan peruntukan industri di Kabupaten Batoal dengan luasan kawasan peruntukan industri pada perda RTRW Provinsi Kalsel seluas 1.793,55 Hektar.

Sedangkan luasan tambahan kawasan peruntukan industri yang diusulkan adalah seluas 313,893 hektar terdiri atas industri eksisting berizin seluas 259,943 hektar , industri usalan permohonan seluas 53,95 hektar.

“Jika disetujui usulan luasan tambahan tersebut, maka total KPI di Draft Revisi RTRW Kabupaten Batola adalah seluas 2.107,443 hektar,” jelasnya.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper