
BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan perwakilan DPD dan DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) se-Kalsel.
Pada pertemuan kali ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel H Suripno Sumas beserta anggotanya menghadirkan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.
“Kami punya maksud yang sama bagaimana meningkatkan produksi perikanan sebagai tujuan utama menunjang ketahanan pangan dan tekad yang sama mendukung IKN. Kami meminta HNSI untuk menyampaikan keluhan mereka melalui DPRD sebagai penerus pemerintah,” ujarnya.
Suripno mengungkapkan, dari diskusi tersebut banyak sekali yang disampaikan, seperti budidaya ikan tawar, transport, masalah BBM yang pendistribusiannya tidak sampai, dan lainnya.
“Kita buka keran melalui kegiatan sosialisasi dewan, dan kami sepakat setiap bulan ke kabupaten/kota memberikan pembinaan teknis pengolahan makan ternak, begitu juga budidaya ikan tadi,” katanya.
Menurutnya, jika hal tersebut menjadi PR dinas kelautan dan perikanan, maka diminta untuk ditindaklanjuti, begitu juga kalau itu ranah DPRD maka akan dilaksanakan.
“Saya kira Kalsel adalah daerah potensi ikan laut dan tawar, hanya tinggal bagaimana mereka bersinergi dengan pemerintah dan DPRD. Insha Allah perikanan ini menjadi fokus untuk Kalsel menjadikan penghasil ikan terbanyak,” pungkasnya. rds

