
PULANG PISAU – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan akan mendukung upaya pencapaian Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih Periode Tahun 2024 – 2029, H Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman.
Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Muhammad Alpiya Rakhman disela memimpin rombongan Anggota Banmus DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (7/1).
Menurut politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), usai dilantik, setiap Kepala Daerah terpilih tentu berupaya untuk merealisasikan Visi dan Misi dalam program kegiatan pemerintahan sehingga memerlukan penyesuaian terhadap anggaran yang telah disusun sebelumnya oleh Tim TAPD Pemerintah Daerah bersama DPRD.
“Kami tentu akan menyesuaikan nanti Tim TAPD seperti apa, karena pada prinsipnya setiap kepala daerah yang terpilih dan dilantik menjadi kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota maupun provinsi tentu akan menyesuaikan visi misinya, anggarannya ke depan,” ujarnya.
Alpiya menegaskan, bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI juga telah membuka ruang untuk melakukan penyesuaian anggaran guna mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur baru.
“Ini juga dibuka ruang oleh Kemenkeu maupun Kemendagri agar setiap pokok pekerjaan yang akan mereka kerjakan sesuai “rule” dengan visi misi, DPRD tentu akan menyesuaikan memfasilitasi sesuai fungsinya,” jelas Alpiya.
Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Pulpis, H Nasrun Rambe, saat menerima Pimpinan dan Anggota Banmus DPRD Kalsel mengatakan, kunjungan kerja ke daerah ini merupakan bagian dari tugas DPRD untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dari masing-masing daerah.
“Tentunya apa yang kami miliki dan biasa kami laksanakan akan disampaikan kepada yang memerlukan. Begitu juga apa-apa yang dibawa oleh tamu, apa yang telah mereka lakukan, bisa berbagi kepada kami, kami juga menimba ilmu dari pengalaman yang mereka peroleh”, demikian ujar politisi Partai Gerindra. rds/ani

